"Kita belum bisa pastikan itu toko jualan pakaian atau celana ataupun sepatu atau elektronik," lanjutnya.
Guna mengurai kemacetan akibat banyaknya warga yang menonton, rekayasa lalu lintas diterapkan di sekitar lokasi.
"Mengenai arus lalin, kami sudah lakukan rekayasa lalu lintas, kita sudah alihkan, namun memang, banyak juga yang berusaha menonton," terang Nicolas.
Ia pun mengingatkan warga agar tidak mendekati area kebakaran. "Kami imbau, warga masyarakat agar menghindari arah menuju Taman Puring dan warga yang sekitar TKP jangan sampai mengganggu atau menghalangi petugas dalam melakukan pemadaman," pungkasnya.
(Candra Pratama)