Ekonomi . 23/10/2025, 09:34 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Mad Husen, Pengguna fasilitas Mushala di SPBU Pertamina - Dok. Sigit/FIN -
Salah satu pengguna SPBU Pertamina, Mad Husen (39), turut merasakan manfaat dari fasilitas publik tersebut. Dalam perjalanan dari Bekasi menuju Pekalongan, ia sempat beristirahat di SPBU 3445168 di Desa Kedungdawa, Kecamatan Keda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya masjid di area SPBU tersebut.
“Saya benar-benar merasa terbantu. Fasilitas masjidnya bersih, nyaman, dan mudah diakses. Sebagai orang yang sedang bepergian, bisa menemukan tempat ibadah seperti ini di SPBU sangat menenangkan,” kata Mad Husen dengan nada syukur.
Selain beribadah, ia juga memanfaatkan area masjid untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. “Setelah salat, saya sempat beristirahat sebentar di area masjid. Tempatnya sejuk dan tenang, cocok sekali untuk melepas lelah sebelum kembali ke jalan,” tambahnya.
Mad Husen menilai fasilitas seperti mushala dan area istirahat menunjukkan perhatian besar Pertamina terhadap kenyamanan dan kebutuhan spiritual pengguna jalan. Ia berharap semua SPBU di Indonesia bisa meniru langkah serupa agar pengalaman perjalanan masyarakat semakin nyaman dan aman.
Kehadiran mushala, masjid, dan toilet gratis di SPBU menjadi simbol bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada bisnis bahan bakar, tetapi juga memprioritaskan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini menunjukkan keseimbangan antara tanggung jawab komersial dan nilai-nilai kemanusiaan yang dipegang perusahaan.
Melalui fasilitas publik yang bersih, aman, dan ramah pengguna, Pertamina ingin membangun pengalaman positif bagi masyarakat yang singgah di SPBU. Lebih dari sekadar tempat pengisian bahan bakar, SPBU kini berkembang menjadi ruang publik yang memberikan kenyamanan fisik dan ketenangan spiritual bagi pengguna jalan di seluruh Indonesia. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media