Kilas Balik Biaya Haji Indonesia: 2014–2026, Mana yang Paling Mahal dan Paling Murah?

news.fin.co.id - 31/10/2025, 17:17 WIB

Kilas Balik Biaya Haji Indonesia: 2014–2026, Mana yang Paling Mahal dan Paling Murah?

KJRI Jeddah mengonfirmasi 19 WNI diamankan aparat Saudi terkait dugaan pelanggaran hukum selama musim haji 2026.

1.050 petugas haji daerah (PHD)

685 pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah)

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebutkan bahwa pelaksanaan haji 2026 akan menggunakan 525 kloter penerbangan.

“Total kuota sebanyak 221.000 jemaah, terdiri dari 201.585 jemaah reguler murni, 1.050 petugas daerah, dan 685 pembimbing KBIHU. Tahun depan akan ada 525 kloter penerbangan,” kata Dahnil.

Advertisement

Pelayanan dan Pengawasan Ditingkatkan

Meski biaya turun, pemerintah memastikan kualitas layanan tidak berkurang. DPR meminta agar akomodasi di Makkah tidak lebih dari 4,5 km dari Masjidil Haram dan di Madinah maksimal 1 km dari Masjid Nabawi.

Selain itu, menu katering tetap bercita rasa nusantara dengan juru masak asal Indonesia, serta pesawat haji wajib berusia maksimal 15 tahun untuk menjamin kenyamanan perjalanan udara.

Marwan menegaskan bahwa seluruh transaksi dan kontrak layanan haji harus transparan dan diawasi secara ketat oleh Komisi VIII DPR serta BPKH.

Kesimpulan: Biaya Turun, Kualitas Tetap Dijaga

Penetapan biaya haji 2026 sebesar Rp 87,4 juta menjadi kabar baik bagi calon jemaah Indonesia. Penurunan ini menunjukkan bahwa pengelolaan dana haji semakin efisien, sementara standar pelayanan tetap dipertahankan.

Dengan kuota mencapai 221.000 jemaah, pelaksanaan ibadah haji 2026 diharapkan berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh calon tamu Allah.

Ringkasan Utama:

Total BPIH 2026: Rp 87.409.366

Bipih (dibayar jemaah): Rp 54.194.366

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID