BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar Indonesia

news.fin.co.id - 06/11/2025, 07:59 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar Indonesia

BMKG memprakirakan hujan siang ini di sebagian besar wilayah Jakarta. Foto: Unsplash/ Ryoji Iwata.

fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada Kamis, 06 November 2025. BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat serta angin kencang di beberapa kota besar.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, prakirawan BMKG Rizky menjelaskan bahwa saat ini terdapat daerah konvergensi yang memanjang di Laut China Selatan, Laut Sulu, pesisir barat Sumatera, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Banten, dan Jawa Barat.

Fenomena ini juga terpantau di wilayah Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua dan Papua Tengah.

Penyebab Cuaca Ekstrem dan Daerah yang Terdampak

Advertisement

Menurut BMKG, konvergensi dan konfluensi udara berperan besar dalam pembentukan awan hujan. Kedua fenomena ini meningkatkan potensi hujan lebat di sepanjang wilayah yang dilewatinya.

Akibatnya, beberapa kota besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Kota-kota tersebut antara lain Tanjungpinang, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Tanjung Selor, Pontianak, dan Merauke.

Selain itu, sejumlah kota lain juga diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang, meliputi Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Samarinda, Palangka Raya, Banjarmasin, Makassar, Mamuju, Palu, Manado, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Sementara itu, hanya beberapa kota seperti Pekanbaru, Jambi, dan Gorontalo yang diperkirakan berawan tanpa hujan signifikan.

Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia

BMKG juga memperingatkan masyarakat pesisir dan nelayan agar mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Secara umum, tinggi gelombang laut berada di kisaran 0,5 hingga 2,5 meter. Namun, di beberapa wilayah, terutama Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia Barat Sumatera, serta Samudra Hindia Selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), gelombang dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Kondisi ini berpotensi membahayakan pelayaran kapal kecil maupun aktivitas nelayan. BMKG meminta masyarakat yang beraktivitas di laut agar selalu memantau informasi terkini mengenai cuaca maritim.

Waspadai Potensi Banjir Rob di Pesisir

Advertisement

Selain hujan dan gelombang tinggi, BMKG juga mengingatkan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Peningkatan tinggi muka air laut ini dapat terjadi bersamaan dengan pasang maksimum akibat pengaruh gravitasi bulan dan angin muson.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain pesisir Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Banten, Jakarta, selatan Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID