“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” lanjutnya.
Setelah sumpah selesai, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan, pengumandangan lagu Indonesia Raya, serta ucapan selamat dari Presiden Prabowo kepada para anggota.
Daftar Anggota Komisi Reformasi Polri 2025
Berikut adalah daftar lengkap nama-nama anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang resmi dilantik berdasarkan Keppres Nomor 122/P Tahun 2025:
-
Jimly Asshiddiqie – Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008 (Ketua merangkap anggota)
-
Yusril Ihza Mahendra – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
-
Otto Hasibuan – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
-
Tito Karnavian – Menteri Dalam Negeri
-
Supratman Andi Agtas – Menteri Hukum
-
Mahfud MD – Menko Polhukam periode 2019–2024
-
Ahmad Dofiri – Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian
-
Listyo Sigit Prabowo – Kapolri aktif
-
Idham Aziz – Kapolri periode 2019–2021
-
Badrodin Haiti – Kapolri periode 2015–2016
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa anggota komisi diisi oleh figur-figur senior di bidang hukum, keamanan, dan kepolisian, baik yang masih aktif maupun purnawirawan.
Misi Komisi: Reformasi Total Polri
Komisi Reformasi Polri memiliki mandat besar yaitu mengkaji, merumuskan, dan merekomendasikan langkah-langkah reformasi struktural dan kultural di tubuh Polri.
Beberapa isu penting yang disebut-sebut akan menjadi fokus utama antara lain:
-
Profesionalisme dan akuntabilitas Polri;
-
Transparansi penegakan hukum;
-
Penataan sistem karier dan rekrutmen anggota;
-
Pembenahan fungsi pengawasan internal;
-
Penguatan etika dan budaya pelayanan publik.
Presiden Prabowo menilai, keberadaan komisi ini menjadi momentum untuk “menyegarkan” kembali semangat Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Jimly: “Kita Harus Bangun Polisi yang Modern dan Bermoral”
Dalam sambutannya setelah pelantikan, Jimly Asshiddiqie menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo.
Ia menegaskan bahwa reformasi Polri bukan sekadar soal teknis, tetapi juga moral dan budaya kerja.