Komentar Soal Taiwan, Diplomat China Ancam Penggal Kepala PM Jepang Sanae Takaichi

news.fin.co.id - 12/11/2025, 17:54 WIB

Komentar Soal Taiwan, Diplomat China Ancam Penggal Kepala PM Jepang Sanae Takaichi

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, menyebut ucapan Xue Jian “sangat tidak pantas” dan tidak bisa diterima dalam dunia diplomasi.

Tokyo pun secara resmi melayangkan protes keras kepada pemerintah China.

“Dia telah membuat banyak pernyataan menghasut di masa lalu, dan kami mendesak China untuk mengambil tindakan disipliner,” ujar Kihara dalam konferensi pers, dikutip dari Fox News.

China Malah Bela Diplomatinya

Advertisement

Namun alih-alih menegur, Kementerian Luar Negeri China justru membela Xue Jian.

Juru bicara Kemlu China, Li Jian, mengatakan pada Senin (10/11/2025) bahwa komentar Xue merupakan reaksi terhadap pernyataan Takaichi yang dianggap “salah dan berbahaya”.

“Ia (Takaichi) salah mengartikan posisi China terhadap Taiwan,” kata Li Jian.

China, lanjutnya, meminta Jepang untuk tidak ikut campur dalam urusan internal China.

Taiwan Jadi Titik Api Baru Asia Timur

China selama ini mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, sedangkan Taiwan menegaskan dirinya sebagai negara berdaulat.

Isu ini menjadi sumber ketegangan utama di Asia Timur, terutama karena Jepang dan Amerika Serikat sering menunjukkan dukungan terhadap Taiwan.

Langkah Takaichi yang menyinggung kemungkinan pengerahan pasukan Jepang menandai perubahan sikap yang lebih tegas dari Tokyo terhadap Beijing, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan.

Dunia Memantau Eskalasi

Para pengamat hubungan internasional menilai bahwa ancaman diplomatik seperti ini sangat jarang terjadi, apalagi dilakukan secara terbuka di media sosial oleh pejabat aktif.

“Ini menunjukkan bagaimana isu Taiwan bisa menjadi pemicu konflik yang lebih besar di kawasan,” ujar analis politik Asia Timur, Junichiro Saito.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID