ALAMAK! Defisit APBN RI Tembus Rp479,7 T, Tapi Menkeu Purbaya Tetap Tenang: Angka Jauh di Bawah Batas Aman!

news.fin.co.id - 20/11/2025, 20:15 WIB

ALAMAK! Defisit APBN RI Tembus Rp479,7 T, Tapi Menkeu Purbaya Tetap Tenang: Angka Jauh di Bawah Batas Aman!

APBN defisit Rp479,7 triliun (2,02% PDB) per Oktober 2025. Menkeu Purbaya tegaskan masih aman, seiring ekonomi Q3 2025 tumbuh 5,04%!

Intinya:

  1. Defisit APBN Terkendali Jauh di Bawah Batas Aman
  2. Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025 Tembus 5,04% Didukung Semua Sektor
  3. Sektor Manufaktur Menjadi Motor Utama Pertumbuhan dengan Kinerja Impresif

Advertisement

Ekonomi Indonesia mengirimkan sinyal bullish yang tidak bisa diabaikan! Meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan defisit sebesar Rp479,7 triliun (2,02% PDB) per Oktober 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung meyakinkan publik bahwa angka tersebut jauh di bawah batas aman yang ditetapkan

fin.co.id - APBN defisit Rp479,7 triliun (2,02% PDB) per Oktober 2025. Menkeu Purbaya tegaskan masih aman, seiring ekonomi Q3 2025 tumbuh 5,04%!

Jangan Panik! Defisit APBN RI di Bawah Kontrol, Laju Ekonomi Justru Tancap Gas!

Pelaku pasar keuangan dan masyarakat Indonesia, harap tenang! Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru saja mengumumkan bahwa per Oktober 2025, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan defisit Rp479,7 triliun. Angka ini setara dengan 2,02 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Meskipun terlihat besar, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, langsung memberikan sinyal cooling down yang penting.

Menkeu Purbaya dengan tegas menyatakan bahwa angka defisit ini masih jauh di bawah batas aman yang ditetapkan dalam APBN 2025, yakni sebesar 2,78 persen dari PDB. Ini adalah berita baik yang harus Anda cermati.

"Angka berada dalam batas aman dan terkendali. Ini mencerminkan komitmen defisit yang kuat untuk menjaga APBN yang efektif," ujar Menkeu Purbaya dalam acara Konferensi Pers APBN KiTa di Gedung Djuanda I, Kemenkeu, Kamis, 20 November 2025. Artinya, pemerintah berhasil mengelola pengeluaran dan pemasukan negara secara disiplin dan terukur, menjamin kebijakan fiskal tetap kuat.

Pengumuman ini datang seiring dengan tingkat konsumsi masyarakat yang terjaga dengan baik. Kemenkeu melihat defisit yang terkendali ini sebagai hasil dari strategi fiskal yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa menyebabkan gejolak anggaran yang berlebihan. Bagi Anda yang khawatir terhadap stabilitas ekonomi, angka defisit ini menunjukkan bahwa fondasi keuangan negara tetap solid.

Ekonomi Indonesia Nggak Ada Obat: Tumbuh 5,04% di Kuartal III 2025!

Kabar yang lebih menggairahkan datang dari sisi pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun APBN sempat dilanda defisit, Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia sukses mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,04 persen pada Triwulan III Tahun 2025!

Advertisement

Menurut Menkeu Purbaya, pertumbuhan impresif ini ditopang oleh pertumbuhan positif yang melanda semua sektor industri di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa mesin penggerak ekonomi Indonesia benar-benar bekerja secara merata dan solid.

"Jadi kita sedang mengalami akselerasi pertumbuhan dari titik sebelumnya. Dengan seluruh sektor berada di zona positif, ekonomi nasional semakin solid dan terus menunjukkan ketahanan yang kuat," papar Menkeu Purbaya. Ini adalah bukti bahwa momentum pemulihan dan pertumbuhan pasca-pandemi terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID