Transjakarta Gerak Cepat Tambah Armada, Mobilitas Warga Tetap Aman di Tengah Gangguan MRT Jakarta

news.fin.co.id - 20/11/2025, 15:12 WIB

Transjakarta Gerak Cepat Tambah Armada, Mobilitas Warga Tetap Aman di Tengah Gangguan MRT Jakarta

Transjakarta kebut tambah armada demi jaga mobilitas warga usai MRT Jakarta terganggu akibat pohon tumbang di Sisingamangaraja. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

fin.co.id - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) langsung tancap gas menambah armada untuk menjaga mobilitas warga setelah layanan MRT Jakarta terganggu akibat pohon tumbang di kawasan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru. Langkah cepat ini bikin arus pergerakan warga tetap terjaga, meski situasi di lapangan sempat kacau.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menegaskan bahwa tim langsung bergerak begitu kabar gangguan MRT mencuat. Menurutnya, transportasi publik tidak boleh berhenti hanya karena satu titik terganggu. Warga butuh kepastian mobilitas, apalagi pada jam sibuk.

“Kami bertindak cepat merespons gangguan operasional yang terjadi pada layanan MRT Jakarta,” ujar Ayu di Jakarta.

Ayu menjelaskan, keputusan menambah armada dan mempercepat waktu tunggu diambil demi menjaga kelancaran mobilitas, terutama pada rute-rute yang berdekatan jalur MRT. Dengan volume penumpang yang meningkat tiba-tiba, penyesuaian ini wajib dilakukan agar penumpukan tidak terjadi.

Advertisement

Rute yang Diperkuat Transjakarta

Transjakarta melakukan sejumlah penguatan layanan, khususnya di rute strategis yang kerap jadi alternatif bagi penumpang MRT. Berikut langkah cepat yang langsung diterapkan:

1. Koridor 1 (Blok M – Kota)

Waktu tunggu dipangkas menjadi hanya tiga menit. Ini jadi rute paling krusial karena jalurnya beririsan dengan area terimbas gangguan MRT.

2. Rute S21 (Ciputat – CSW)

Transjakarta menambah empat unit bus. Total armada naik dari 18 menjadi 22 unit. Dengan rute ini bersinggungan langsung dengan area CSW yang terhubung ke MRT, penambahan armada jadi langkah penting.

3. Rute 1E (Pondok Labu – Blok M)

Penambahan lima unit bus, sehingga totalnya naik dari 11 menjadi 16 unit. Rute ini sering jadi akses penting bagi pengguna MRT yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Blok M.

Ayu menegaskan, penyesuaian ini merupakan bentuk dukungan penuh Transjakarta terhadap sistem transportasi publik Jakarta yang saling terintegrasi. Ia memastikan armada tambahan tersinkronisasi dengan kebutuhan di lapangan.

Advertisement

“Kami langsung mengoordinasikan penambahan armada ini sebagai perbantuan cepat untuk tetap menjaga mobilitas warga, terutama pelanggan MRT,” katanya.

MRT Jakarta Pastikan Penanganan Berjalan Cepat

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID