Program tersebut mencakup 8 lintasan di 16 pelabuhan, dengan target 227.560 penumpang dan 491.776 kendaraan. Stimulus penyeberangan dinilai sangat strategis mengingat tingginya mobilitas masyarakat antar pulau selama periode Nataru.
Pada kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kembali arahan Presiden untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau.
"Mobilitas masyarakat merupakan komponen yang sangat penting dan berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Menko Airlangga.
"Karenanya perlu dioptimalkan selama masa Libur Nataru 2025/2026 melalui penyediaan layanan transportasi yang lebih terjangkau," pungkasnya.
(Ayu Novita)