fin.co.id - Pakar telematika Roy Suryo kembali menjadi sorotan publik setelah menyatakan kesiapannya berhenti membahas isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) asalkan mendapat perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Roy mengungkapkan hal tersebut saat tampil dalam program Rakyat Bersuara iNews, Selasa 25 November 2025, dalam episode bertajuk “Scan Ijazah Jokowi Resmi Ditunjukkan, Asli?”.
Dengan gaya bicara lugas khasnya, Roy menyampaikan bahwa isu ijazah Jokowi sebenarnya bisa saja tak ia bahas lagi.
Namun, ia menegaskan bahwa sikap tersebut tidak berlaku untuk pembahasan ijazah Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi yang kini menjabat Wakil Presiden.
“Soal ijazahnya Jokowi mungkin saja (tidak saya bahas lagi), tapi ijazahnya anaknya belum tentu,”
tegas Roy.
Pernyataan itu langsung memantik reaksi publik karena Roy selama ini dikenal paling vokal mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi serta menuding adanya kejanggalan dalam riwayat pendidikan Gibran.
Roy Suryo Soroti Ijazah Gibran
Dalam program yang sama, Roy menegaskan kembali pandangannya bahwa Gibran sebenarnya tidak memiliki ijazah SMA sederajat. Klaim ini sebelumnya sudah berkali-kali ia lontarkan di berbagai forum dan media.
Meskipun pihak Istana dan sejumlah pihak terkait telah menunjukkan dokumen resmi, Roy tetap bersikukuh bahwa terdapat beberapa hal yang perlu dibuktikan lebih jauh secara hukum.
Isu ini dinilai sensitif karena melibatkan Wakil Presiden yang baru saja menjabat, sekaligus menyeret nama mantan Presiden Jokowi dalam pusaran polemik yang tak kunjung padam.
Abolisi Presiden Tidak Otomatis Menghentikan Polemik
Hadir pula dalam diskusi tersebut mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun, yang memberi pandangan hukum mengenai opsi abolisi presiden sebagai jalan keluar polemik ijazah.
Menurut Gayus, abolisi presiden tidak serta-merta menyelesaikan masalah, meski memungkinkan meredam konflik yang membesar.