Potret Pilu Stasiun Jadi 'Hotel Dadakan', Netizen Teriak: KRL Wajib 24 Jam, Begini Tanggapan KAI

news.fin.co.id - 27/11/2025, 11:00 WIB

Potret Pilu Stasiun Jadi 'Hotel Dadakan', Netizen Teriak: KRL Wajib 24 Jam, Begini Tanggapan KAI

Foto KRL Commuterline Jakarta (Dokumen Istimewa)

4. Berlin (Jerman) & Madrid (Spanyol) 

Sama seperti London, Berlin U-Bahn hanya 24 jam saat weekend.

  • Alternatif: Saat kereta tutup di malam hari (weekdays), mereka menyediakan Bus Malam yang rutenya terintegrasi dengan jalur kereta. Madrid bahkan menolak usulan 24 jam karena biaya operasionalnya bengkak hingga 150 juta Euro!

Jadi, Apa Solusi untuk Anker Jakarta?

Wacana KRL 24 jam memang mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat urban yang makin dinamis. Namun, memaksakan operasional tanpa jeda di infrastruktur yang ada saat ini sama saja dengan "bunuh diri" secara teknis.

Belajar dari kota-kota dunia, ada beberapa opsi jalan tengah yang mungkin lebih realistis untuk diterapkan di Jabodetabek daripada memaksakan 24 jam penuh setiap hari:

  1. Perpanjangan Jam Operasional: Menambah jadwal hingga pukul 01.00 dini hari.

  2. Layanan Akhir Pekan: Menerapkan sistem 24 jam hanya di malam Sabtu atau malam Minggu.

  3. Transportasi Malam Terintegrasi: Memperkuat layanan bus malam (seperti Amari TransJakarta) yang menjangkau rute stasiun KRL hingga ke daerah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Bogor.

Intinya, PT KAI dan Kemenhub sedang memutar otak untuk mencari solusi terbaik (Win-Win Solution). Kita doakan saja semoga kajiannya segera rampung dan ada solusi yang bikin penumpang happy tapi keselamatan tetap nomor satu!

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID