Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan 300.000 jembatan akan selesai dibangun pada tahun 2026. Jembatan-jembatan tersebut akan menyebar di pelosok Nusantara, terutama di daerah sulit akses.
“Kita butuh membangun 300.000 jembatan di seluruh pelosok-pelosok yang terpencil, 300.000 jembatan. Ada yang kecil, ada yang penyeberangan, ini sedang kita rancang,” ungkapnya.
Jembatan kecil, jembatan gantung sederhana, hingga jembatan penyeberangan akan dirancang sesuai kondisi dan kebutuhan lapangan.
Pembangunan jembatan ini tak sekadar proyek fisik, melainkan program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah.
Dengan tersedianya akses jembatan yang aman, warga tidak lagi perlu menyeberang sungai tanpa pengaman atau berjalan jauh memutar hanya untuk mencapai sekolah, rumah sakit, atau pusat aktivitas warga.
Jika target ini tercapai, program ini dapat menjadi salah satu warisan terbesar era pemerintahan Prabowo-Gibran, sekaligus simbol pemerataan pembangunan hingga pelosok negeri.