Nasional . 08/12/2025, 21:35 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Namun untuk jangka panjang, PNS masih memiliki keunggulan non-finansial yang tidak tersentuh oleh skema gaji, seperti:
Jaminan pensiun
Keamanan kerja
Akses karier struktural yang lebih luas
Sementara PPPK unggul pada:
Fleksibilitas masuk sistem
Peluang rekrutmen yang lebih cepat
Kesetaraan gaji berbasis kinerja
Jika dilihat dari sisi penghasilan bulanan, PPPK dengan kinerja tinggi dan jabatan strategis bisa jadi lebih diuntungkan dalam jangka pendek. Namun jika berbicara tentang:
Stabilitas karier
Jaminan pensiun
Keamanan kerja jangka panjang
PNS masih berada di posisi yang lebih aman.
Skema single salary bukanlah alat penyamarataan status, melainkan penyaring berbasis kinerja. Mereka yang adaptif, produktif, dan siap berkembang akan diuntungkan, siapa pun statusnya.
Sebaliknya, ASN yang tidak siap dengan sistem evaluasi yang lebih ketat berpotensi tertinggal, meskipun menyandang status PNS. Sistem ini menjanjikan keadilan berbasis kontribusi, namun sekaligus menghapus ilusi bahwa status semata menjamin kesejahteraan.
Bagi PNS, skema ini adalah tantangan untuk terus relevan dan produktif. Bagi PPPK, ini adalah peluang besar yang datang bersama risiko yang tidak kecil. Tidak ada pihak yang sepenuhnya menang atau kalah.
Yang paling diuntungkan hanyalah mereka yang:
Siap bekerja lebih profesional
Adaptif terhadap perubahan
Berorientasi pada hasil nyata
Maka dari itu, sebelum merasa terlalu senang atau justru terlalu khawatir, satu hal perlu disadari bersama: di era single salary, kinerja bukan lagi pilihan, melain
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media