Ia berharap, rapat pleno PBNU yang akan dipimpin Syuriyah dan disupervisi langsung oleh Rais Aam, menghasilkan keputusan kolektif yang mampu menghentikan kegaduhan. Tujuannya hanya satu: membuka jalan terang menuju Muktamar ke-35.
"Jika NU ingin tetap menjadi lentera umat," ujarnya menutup, "maka kita harus kembali kepada sumber cahayanya. Syuriyah sebagai kompas. Rais Aam sebagai penjaganya.” (*)