SIKAT HABIS! LAZ Gerakin 'Tancap Gas' Kirim Ribuan Paket Logistik ke Titik Banjir Aceh & Sumut, Siap Gelontorkan Bantuan Tahap II!

news.fin.co.id - 11/12/2025, 18:44 WIB

SIKAT HABIS! LAZ Gerakin 'Tancap Gas' Kirim Ribuan Paket Logistik ke Titik Banjir Aceh & Sumut, Siap Gelontorkan Bantuan Tahap II!

fin.co.id - Lembaga Amal Zakat Gerak Kita Indonesia (LAZ-Gerakin) menunjukkan respon yang sangat cepat di tengah duka akibat banjir dan longsor parah yang menerjang Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Sejak akhir pekan lalu, mereka sudah mengaktifkan operasi kemanusiaan besar-besaran, mengirimkan ribuan paket bantuan logistik ke berbagai titik yang mengalami kerusakan paling parah. Aksi ini jelas menunjukkan fokus kemanusiaan yang mendesak.

Di wilayah Aceh, Gerakin berhasil menyalurkan total 1.700 paket sembako. Bantuan ini terdistribusi ke beberapa kabupaten vital, termasuk Aceh Utara (350 paket), Bireuen (500 paket), Langsa (200 paket), dan sisanya tersebar di Pidie Jaya serta daerah terdampak lain.

Sementara itu, Sumatera Utara juga mendapat perhatian serius. Gerakin mengirimkan 1.000 paket logistik ke daerah yang tergenang, terutama Kabupaten Langkat. Tim Gerakin memastikan bantuan menjangkau berbagai kecamatan, mencakup Pangkalan Susu (Beras Basah, Bukit Jengkol), Babalan (Halaban), Padang Tualang (Besilam, Air Itam, Serapuh, Kuala Besilam), Tanjung Pura, Hinai, Besitang, dan Berandan.

Tahap Awal Sudah Disalurkan, Kini Siap 'Jual' Kebutuhan Anak Sekolah & Alat Ibadah!

Advertisement

Direktur Utama Gerakin, Sandi Suwandi Hasan, mengonfirmasi pada Kamis (11/12/2025) bahwa bantuan sembako adalah langkah awal. Mereka sudah menyiapkan strategi bantuan lanjutan yang jauh lebih fokus.

"Minggu depan kami beralih ke kebutuhan alat ibadah seperti sarung dan mukenah, ratusan paket khusus untuk masyarakat Aceh. Sementara untuk Sumatera Utara, 1.000 paket logistik sudah kami gerakkan ke titik-titik terdampak,” kata Sandi.

Gerakin tidak berhenti di situ. Mereka merencanakan bantuan tahap III pada minggu keempat Desember. Bantuan ini secara spesifik akan fokus pada kebutuhan anak-anak sekolah yang kehilangan perlengkapan belajar akibat banjir bandang besar. Ini adalah long-tail need yang sering terlewatkan.

Sandi juga tak lupa berterima kasih kepada pihak yang berdonasi.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur dan mitra kerja LAZ Gerakin semoga langka ini menjadi awal kebaikan untuk kita bersama," ucapnya, menekankan pentingnya kolaborasi.

Waspada Krisis Pasca-Tahun Baru: Pemerintah Harus Bertindak Cepat!

Sandi Suwandi Hasan lantas memberikan warning keras kepada pemerintah mengenai situasi pasca-bencana. Ia mengingatkan bahwa kondisi psikologis dan sosial para penyintas di Aceh dan Sumut perlu segera mendapat perhatian serius.

"Setelah tahun baru, situasi dikhawatirkan semakin berat. Banyak warga mulai kehabisan sandang, pangan, dan daya tahan hidup. Dokumen kependudukan, sertifikat, hingga administrasi penting banyak yang hilang. Ini harus diperhitungkan ulang oleh pemerintah,” jelasnya. Masalah kehilangan dokumen ini menjadi isu krusial yang harus diselesaikan oleh instansi terkait.

Untuk memastikan bantuan maksimal, Gerakin mengerahkan 20 tim lokal di lapangan. Tim ini memegang peran ganda: memetakan kebutuhan riil, memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, sekaligus mendampingi proses pemulihan masyarakat.

Advertisement

Stop Saling Menyalahkan! FPN Desak Moratorium Tambang dan Kebun

Dalam pernyataan yang sama, Sandi meminta masyarakat dan berbagai pihak agar tidak terjebak pada perdebatan mengenai pihak yang paling bertanggung jawab atas bencana ini. Saat ini, fokus harus diarahkan pada kemanusiaan.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID