fin.co.id - Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera terus bertambah. Hingga Sabtu 13 Desember 2025 sore, angka korban meninggal dunia tercatat telah menembus 1.003 jiwa.
Data tersebut tercantum dalam dashboard penanganan darurat banjir dan longsor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikutip pada pukul 15.50 WIB.
Lonjakan korban ini menunjukkan bahwa dampak bencana yang terjadi sejak akhir November 2025 semakin meluas dan belum sepenuhnya terkendali.
Tiga Daerah dengan Korban Jiwa Terbanyak
Berdasarkan laporan BNPB, terdapat tiga wilayah yang mencatat jumlah korban meninggal paling tinggi akibat bencana ekologis ini.
-
Kabupaten Agam, Sumatera Barat: 184 jiwa
-
Aceh Utara, Provinsi Aceh: 159 jiwa
-
Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara: 115 jiwa
Selain tiga daerah tersebut, korban jiwa juga tersebar di berbagai kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang terdampak banjir bandang serta longsor besar.
Ratusan Orang Masih Hilang
Tak hanya korban meninggal, BNPB juga mencatat jumlah warga yang dilaporkan hilang mencapai 218 orang. Proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, meski terkendala cuaca buruk, medan berat, serta akses wilayah yang terputus.
Sementara itu, jumlah korban luka meningkat tajam hingga mencapai sekitar 5.400 orang. Sebagian besar korban luka saat ini masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan darurat maupun rumah sakit setempat.
Kerusakan Infrastruktur Berskala Besar
Bencana banjir dan longsor di Sumatera juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dalam skala masif. Berdasarkan data BNPB, ribuan fasilitas publik terdampak, antara lain:
-
1.200 fasilitas umum rusak
-
219 fasilitas kesehatan terdampak
-
581 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan
-
434 rumah ibadah rusak
-
290 gedung perkantoran terdampak
-
145 jembatan rusak atau terputus
Rusaknya jembatan dan fasilitas umum ini menyebabkan banyak wilayah terisolasi, sehingga memperlambat distribusi bantuan logistik dan evakuasi korban.