Ekonomi . 15/12/2025, 11:29 WIB

Bikin Adem Pengguna Mobil Listrik! Jasa Marga 'Gas Pol' Sebar 172 SPKLU Fast Charging di Tol, Siap Layani Nataru

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Ahmad Purwantono, membocorkan strategi jitu menghadapi lonjakan pengguna kendaraan listrik (EV) saat momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Jasa Marga telah memastikan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang jauh lebih masif dan merata di seluruh ruas jalan tol yang mereka kelola.

Rivan menegaskan, layanan ini menjadi prioritas mengingat tren kendaraan listrik yang terus meningkat. Kesiapan infrastruktur pengisian daya harus sejalan dengan peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan mobil listrik. Ini bukan sekadar penambahan angka, tetapi memastikan setiap perjalanan EV berjalan lancar tanpa waswas kehabisan baterai.

“Kami sudah pastikan 172 titik SPKLU, jumlah ini jauh lebih banyak dari sebelumnya,” ungkap Rivan Ahmad Purwantono. Angka 172 titik ini menunjukkan komitmen Jasa Marga untuk mengamankan perjalanan Nataru bagi pengguna kendaraan ramah lingkungan. Langkah ini menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan titik pengisian daya di jalur tol yang kerap ramai saat musim liburan.

SPKLU Merata: Hampir Setiap Rest Area Punya 6 Titik

Peningkatan jumlah ini bukan hanya berlaku secara total, tetapi juga secara distribusi di setiap rest area. Rivan menjelaskan bahwa Jasa Marga melakukan penambahan signifikan pada kapasitas per rest area.

“Dulu SPKLU hanya ada 2, cuma 3 di beberapa titik. Sekarang, kami pastikan hampir setiap rest area ada sekitar 6 SPKLU,” jelas Rivan. Penambahan hingga dua kali lipat ini bertujuan agar antrean pengisian daya tidak menumpuk, sehingga waktu tempuh pengguna EV tidak terbuang percuma.

Dengan rata-rata 6 titik pengisian di setiap lokasi, Jasa Marga meyakini bahwa kapasitas yang ada saat ini sudah sangat cukup untuk melayani kebutuhan pengisian daya mobil listrik selama periode Operasi Nataru. Peningkatan jumlah titik ini secara langsung mengurangi range anxiety (kecemasan jangkauan) yang sering dialami oleh pemilik mobil listrik ketika melakukan perjalanan jarak jauh.

Fokus pada Fast Charging dan Peningkatan Kapasitas

Jasa Marga tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga pada kualitas layanan pengisian daya. Mereka memastikan bahwa layanan yang disediakan adalah Fast Charging.

“Kami memastikan juga dengan fast charging, sehingga kecepatannya dalam waktu dekat, mungkin tahun depan kita akan terus perbaiki dan tambah,” kata Rivan. Penggunaan teknologi fast charging menjadi kunci vital, karena mampu mengisi daya baterai mobil listrik hingga persentase aman dalam waktu yang relatif singkat. Ini krusial di rest area yang seringkali padat.

Ke depan, Jasa Marga bahkan memiliki ambisi besar untuk meningkatkan kapasitas SPKLU melebihi batas saat ini. Rivan menyatakan keinginannya agar stasiun EV ini tidak hanya memiliki 6 titik pengisian per lokasi, tetapi bisa lebih dari itu. Kapasitas ini akan disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat di ruas-ruas tol padat.

“Kami lagi menginginkan juga nanti bahwa stesen EV ini, untuk SPKLU ini tidak hanya boleh 6, tapi kita lebih dari itu kapasitasnya. Kami melihat dari kilometer-kilometer yang dipastikan dibutuhkan oleh masyarakat,” tambahnya. Sebagai contoh, rest area di KM 57 (Jakarta-Cikampek) dan KM 208 (Palimanan-Kanci), yang dikenal sebagai titik krusial kemacetan dan kepadatan, akan menjadi fokus utama penambahan kapasitas SPKLU.

Strategi Jasa Marga Amankan Perjalanan Ramah Lingkungan

Keputusan Jasa Marga untuk menggelontorkan total 172 titik SPKLU dengan skema 6 titik di hampir setiap rest area ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional. Kehadiran infrastruktur yang memadai di sepanjang koridor tol utama akan mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke kendaraan EV, sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi emisi.

Dengan fokus pada fast charging dan penempatan strategis di titik-titik padat seperti KM 57, Jasa Marga menunjukkan kesiapan maksimal dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan, termasuk mobil listrik, selama Operasi Nataru. Pengguna mobil listrik kini bisa merencanakan perjalanan jauh mereka dengan lebih tenang dan efisien.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com