Nasional . 15/12/2025, 16:57 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Institusi pendidikan di bawah naungan Kementerian Hukum (Kemenkum) dipastikan akan membuka peluang baru pada tahun 2026 dengan menghadirkan empat program studi (prodi) baru di Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).
Kehadiran jurusan-jurusan baru ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum, pemasyarakatan, dan keimigrasian yang terus berkembang seiring dinamika tugas negara.
Tak hanya itu, seluruh proses pendidikan di sekolah kedinasan ini gratis alias ditanggung negara, dengan prospek karier yang sangat menjanjikan karena lulusannya berpeluang besar langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Sekolah kedinasan di bawah Kemenkum memang dikenal sebagai salah satu jalur pendidikan favorit. Selain bebas biaya, lulusannya memiliki ikatan dinas dan peluang besar untuk langsung bekerja sebagai aparatur sipil negara.
Dengan jadwal pendaftaran yang diperkirakan akan segera dibuka, calon peserta diimbau untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi akademik, fisik, mental, maupun kelengkapan administrasi. Pasalnya, seleksi masuk sekolah kedinasan dikenal ketat dan kompetitif setiap tahunnya.
Sebagai informasi, Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) merupakan hasil penggabungan dari dua sekolah kedinasan sebelumnya, yaitu Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).
Peleburan ini dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada Agustus 2024, sebelum kementerian tersebut kemudian dipecah menjadi tiga lembaga terpisah.
Meski telah resmi digabung sejak 2024, Poltekpin tidak membuka penerimaan taruna atau mahasiswa baru pada tahun 2025 karena masih berada dalam masa transisi kelembagaan.
Secara umum, Poltekpin tetap mempertahankan ciri khas sekolah kedinasan, mulai dari fasilitas asrama, pendidikan berdisiplin tinggi, hingga biaya pendidikan yang sepenuhnya ditanggung negara. Lulusannya pun diproyeksikan langsung mengisi kebutuhan SDM di lingkungan Kementerian Hukum.
Saat ini, Poltekpin telah memiliki dua jurusan utama, yakni Jurusan Keimigrasian dan Jurusan Ilmu Pemasyarakatan. Namun mulai tahun 2026, pilihan studi akan semakin beragam dengan hadirnya empat prodi baru.
Dikutip dari Kompas.com dan keterangan resmi Kemenkum, empat program studi baru Poltekpin adalah:
Perancangan Peraturan Perundang-Undangan
Pembangunan Hukum
Administrasi Hukum Umum
Hukum Kekayaan Intelektual
“Pengembangan empat prodi baru disesuaikan dengan bidang-bidang tugas yang diselenggarakan oleh Kemenkum,” ujar Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, dikutip dari laman resmi Kemenkum.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media