Material pijar yang terlontar dari kawah mampu melukai hingga mengancam nyawa, terutama bagi warga yang nekat beraktivitas di zona terlarang.
Selain itu, masyarakat di sekitar aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Semeru diminta terus meningkatkan kewaspadaan.
Sungai-Sungai Ini Jadi Fokus Pengawasan
Potensi bahaya tidak hanya terkonsentrasi di satu titik. PVMBG secara khusus menyoroti sejumlah jalur sungai yang rawan terdampak awan panas, guguran lava, dan lahar.
Beberapa di antaranya meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Selain itu, sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan juga berisiko mengalami aliran lahar.
Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tinggi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur sungai. Erupsi berulang dengan kolom abu setinggi lebih dari satu kilometer menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Semeru masih jauh dari kata aman.
Rangkaian erupsi Gunung Semeru sejak dini hari hingga pagi ini menjadi pengingat bahwa aktivitas vulkanik bisa meningkat kapan saja. Dengan status Siaga yang masih berlaku, kepatuhan terhadap rekomendasi resmi menjadi kunci utama keselamatan. (ANTARA)