Dukung China, Rusia Tegas Tolak Kemerdekaan Taiwan!

news.fin.co.id - 01/01/2026, 18:05 WIB

Dukung China, Rusia Tegas Tolak Kemerdekaan Taiwan!

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov menyebut Pemimpin Nazi Adolf Hitler merupakan keturunan Yahudi.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran Moskow terhadap perubahan kebijakan pertahanan Jepang yang semakin agresif dalam beberapa tahun terakhir.

Komentar Lavrov tidak terlepas dari meningkatnya ketegangan antara Jepang dan Cina sejak awal November lalu.

Pada 7 November, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan bahwa kemungkinan serangan Cina terhadap Taiwan dapat dikategorikan sebagai situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang.

Pernyataan itu memicu reaksi keras dari Beijing. Cina merespons dengan sejumlah langkah diplomatik, termasuk imbauan pembatasan perjalanan ke Jepang serta pemberlakuan kembali larangan impor makanan laut asal Jepang.

Advertisement

Langkah balasan tersebut mempertegas betapa sensitifnya isu Taiwan, bukan hanya bagi Cina, tetapi juga bagi negara-negara di sekitarnya.

Di sisi lain, media lokal Jepang melaporkan bahwa kabinet negara itu telah menyetujui rancangan anggaran pertahanan terbesar dalam sejarah Jepang.

Anggaran pertahanan untuk tahun fiskal 2026 mencapai 9,04 triliun yen, atau sekitar 58 miliar dolar AS.

Kebijakan ini kembali menuai kritik dari Cina, yang menilai langkah tersebut sebagai ancaman terhadap keseimbangan keamanan regional.

Rusia sendiri melihat peningkatan anggaran militer Jepang sebagai faktor tambahan yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Asia Timur.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana - FIN.CO.ID