Diungkap Polda Banten, Fakta Kasus Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon 

news.fin.co.id - 06/01/2026, 11:04 WIB

Diungkap Polda Banten, Fakta Kasus Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon 

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap bocah 9 tahun di Perumahan BBS III. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap bocah 9 tahun di Perumahan BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon yang terjadi pada 16 Desember 2025 lalu.

Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, menuturkan kasus ini terungkap melalui metode penyelidikan ilmiah. Dalam penyelidikan, kepolisian melibatkan ahli dari Puslabfor dan Pusident Bareskrim Polri untuk pemeriksaan DNA, sidik jari, serta analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Pelaku berinisial HA (31) itu akhirnya berhasil diamankan pada Jumat (2/1/06) sekitar pukul 13.16 WIB saat melakukan percobaan pencurian dengan pemberatan di wilayah Ciwedus, Kecamatan Cilegon.

"Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan kecocokan profil DNA antara pisau bukti dengan DNA korban, yang memperkuat pembuktian bahwa tersangka adalah pelaku pembunuhan," tegas Kombes Pol Dian Setyawan, Selasa, 6 Januari 2026.

Advertisement

Diketahui pembunuhan terhadap anak politikus Cilegon, Maman Suherman itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di rumahnya sebuah rumah di Perumahan BBS III. Korban ditemukan meninggal dengan sejumlah luka tusukan di berbagai bagian tubuh.

Menurut Dian Setyawan, pelaku awalnya berpura-pura mengecek kondisi rumah sebelum masuk secara ilegal. "Pelaku memencet bel beberapa kali untuk memastikan rumah kosong. Setelah tidak ada respons, ia masuk dengan mencongkel jendela menggunakan kunci yang telah dimodifikasi," jelasnya.

Di dalam rumah, pelaku mencoba membuka brankas namun gagal. Saat naik ke lantai dua, ia bertemu dengan korban yang sedang di kamar.

Saat dipergoki, pelaku panik. Korban berusaha melawan, namun kemudian dibekap dan ditusuk menggunakan pisau yang dibawanya. "Hasil autopsi menunjukkan terdapat 19 luka tusukan dan 3 luka akibat kekerasan benda tumpul," tambahnya.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.