Hingga saat ini, tercatat tiga unit hunian sementara masih dalam proses pembangunan.
Ini adalah kabar baik bagi para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, personel BPKH Sumatera Utara bersama tim Manggala Agni tak kenal lelah.
Mereka melanjutkan pembersihan rumah warga yang terdampak banjir dari sisa material kayu di lorong-lorong permukiman.
Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.
Sementara itu, di wilayah Sumatera Utara, Tim Kemenhut mengambil langkah proaktif untuk menyiapkan lokasi hunian tetap (huntap).
Mereka mengerahkan ekskavator untuk meratakan lahan PTPN yang akan dijadikan lokasi pembangunan rumah bagi para korban bencana.
Selain itu, tim Kemenhut juga menerima laporan penting mengenai temuan kayu dalam jumlah besar di Sungai Batang Toru, cabang Aek Rambe, Sumatera Utara.
Informasi ini menjadi tindak lanjut penting untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut guna mencegah potensi masalah di masa depan.