Prabowo Tegaskan Penindakan Pelanggaran Tanpa Konflik Kepentingan

news.fin.co.id - 07/01/2026, 19:25 WIB

Prabowo Tegaskan Penindakan Pelanggaran Tanpa Konflik Kepentingan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Swasembada pangan yang merupakan agenda prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo telah tercapai pada 2025 sebagai fondasi ketahanan nasional, kedaulatan negara, dan kesejahteraan rakyat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Aset Negara Selamat, Korupsi Diberantas Habis

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga membeberkan langkah konkret pemerintah dalam upaya penyelamatan aset negara. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pemerintah berhasil menyita 4 juta hektare kebun kelapa sawit yang terbukti melanggar hukum. Angka ini diprediksi akan terus meningkat secara signifikan di masa mendatang.

"Tahun 2026, kita targetkan menyita tambahan 4 sampai 5 juta hektare lagi," ungkapnya, menunjukkan ambisi besar dalam memberantas praktik ilegal.

Selain itu, pemerintah juga telah mengambil tindakan tegas terhadap ratusan tambang ilegal. Upaya ini berhasil menyelamatkan ratusan triliun rupiah uang negara yang seharusnya dinikmati oleh seluruh masyarakat. "Kita juga sudah bertindak terhadap ratusan tambang ilegal dan menyelamatkan ratusan triliun rupiah uang negara," ucapnya.

Advertisement

Presiden Prabowo mengajak seluruh menteri dan jajarannya di Kabinet Merah Putih untuk bersatu padu melawan praktik korupsi. Ia menekankan bahwa tugas utama kabinet ini adalah memastikan setiap rupiah uang rakyat benar-benar sampai ke tangan yang berhak dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia. "Uang rakyat harus dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia. Tidak boleh satu persen pun tidak sampai ke rakyat. Ini tekad saya sebagai Presiden," pungkasnya dengan penuh semangat.

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID