Intisari:
- Pengamanan Humanis: Sebanyak 1.659 personel gabungan tanpa senjata api dikerahkan untuk melayani dan menjamin hak konstitusional massa aksi.
- Imbauan Tertib: Peserta unjuk rasa diminta menyampaikan aspirasi secara damai tanpa tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, maupun penutupan jalan.
- Lalu Lintas Situasional: Kepolisian menerapkan pengaturan arus secara dinamis dan menyarankan pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif di sekitar kawasan Monas.
fin.co.id - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.659 personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia serta elemen masyarakat lainnya di kawasan Gambir, Kamis 8 Januari 2025.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, menegaskan bahwa kehadiran ribuan personel tersebut bertujuan untuk melayani masyarakat dan menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.
Dalam pelaksanaan pengamanan, seluruh aparat diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional tanpa dibekali senjata api guna memastikan kegiatan berjalan secara kondusif.
Kombes Pol Reynold turut mengimbau para orator maupun peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, tidak memprovokasi massa, serta menghindari tindakan anarkis seperti merusak fasilitas umum atau membakar ban bekas.
Selain itu, massa diminta untuk tetap kooperatif dengan petugas dan tidak melakukan penutupan jalan umum agar hak pengguna jalan lainnya tetap terjaga.
Pihak kepolisian juga menyarankan bagi para pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Monas.
Pengaturan arus lalu lintas di lapangan akan diberlakukan secara situasional dengan menyesuaikan eskalasi jumlah massa yang hadir. Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib selama proses penyampaian pendapat berlangsung. *