Bang Yos Lega Tiang Monorel Mangkrak Akhirnya Dibongkar, Beban 22 Tahun Terangkat

news.fin.co.id - 14/01/2026, 14:57 WIB

Bang Yos Lega Tiang Monorel Mangkrak Akhirnya Dibongkar, Beban 22 Tahun Terangkat

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso atau yang akrab disapa Bang Yos mengungkapkan rasa lega setelah proyek pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, resmi dimulai.

fin.co.id – Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso atau yang akrab disapa Bang Yos mengungkapkan rasa lega setelah proyek pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, resmi dimulai.

Bang Yos hadir langsung menyaksikan dimulainya pembongkaran tiang monorel yang terbengkalai selama 22 tahun tersebut, Rabu, 14 Januari 2026.

Pada momen simbolis itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Bang Yos mencabut besi tiang monorel yang sebelumnya telah dipotong oleh petugas Dinas Bina Marga, sebagai tanda dimulainya proses pembongkaran.

"Jujur saja hari ini hati saya itu lega sekali gitu ya dengan adanya kepastian yang dicanangkan oleh Pak Gubernur Pramono pada pagi hari ini gitu," ujar Sutiyoso di lokasi.

Advertisement

Ia mengaku selama ini selalu merasa prihatin setiap kali melihat deretan tiang monorel yang terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Proyek tersebut diketahui mulai dibangun pada masa kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2004, namun tak pernah rampung dan hanya menyisakan tiang pancang di kawasan Rasuna Said hingga Senayan.

Sutiyoso pun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Pramono Anung karena telah mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan lama tersebut, yang menurutnya menjadi beban tersendiri secara pribadi.

"Mudah-mudahan kalau saya lewat ini nggak sakit mata lagi saya. Karena itu yang selama ini terus terpikir gini, aduh ya sedih aja ya gitu kan, aku mulai itu jadinya kayak begini ya," tuturnya.

Pramono Anung menjelaskan bahwa total terdapat 109 tiang monorel yang masuk dalam daftar pembongkaran.

"Untuk biaya pembongkarannya sendiri sebenarnya Rp254 juta," kata Pramono.

Selain pembongkaran tiang, Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan penataan ulang kawasan Rasuna Said guna mengurangi kemacetan. Rencana penataan meliputi penggabungan jalur cepat dan jalur lambat di sisi timur jalan agar menyerupai kondisi di sisi barat.

"Untuk penataan secara keseluruhan, nanti ada jalan, ada selokan, ada taman, kemudian ada pedestarian, diperkirakan (anggarannya) Rp102 miliar," ungkapnya.

Pramono menargetkan seluruh proses pembongkaran tiang monorel sekaligus penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said dapat diselesaikan pada September 2026.

"Ini menjadi penanda bahwa Jakarta memang sedang menata diri untuk memperbaiki fasilitas publik yang dimiliki oleh Jakarta," pungkasnya.

Advertisement

Cahyono/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID