Iran Peringatkan AS, Serangan ke Khamenei Sama dengan Perang Besar!

news.fin.co.id - 20/01/2026, 21:16 WIB

Iran Peringatkan AS, Serangan ke Khamenei Sama dengan Perang Besar!

Pemimpin Iran Al Khamenei

Kondisi ini semakin memperlihatkan betapa sensitifnya situasi politik dan keamanan di Iran saat ini, baik dari tekanan internal maupun eksternal.

Pernyataan Masoud Pezeshkian juga tak bisa dilepaskan dari komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dalam wawancara dengan media Politico, Trump menyebut Ayatollah Ali Khamenei sebagai “orang sakit” dan secara terbuka mengatakan bahwa Iran membutuhkan kepemimpinan baru.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Teheran. Bagi Iran, komentar Trump dianggap sebagai bentuk provokasi dan campur tangan langsung terhadap urusan internal negara berdaulat.

Advertisement

Meski Trump dikenal kerap melontarkan ancaman akan menyerang Iran, dalam beberapa waktu terakhir ia justru menunda aksi militer secara langsung.

Namun demikian, Amerika Serikat tetap menunjukkan kekuatan militernya dengan mengirim berbagai aset tempur ke kawasan Timur Tengah, termasuk kapal induk dan sistem pertahanan canggih.

Langkah ini dinilai banyak pengamat sebagai strategi tekanan psikologis sekaligus sinyal kesiapan militer jika konflik benar-benar pecah.

Ancaman saling balas antara Iran dan Amerika Serikat kembali membuka kekhawatiran lama: potensi konflik besar di Timur Tengah.

Iran selama ini dikenal memiliki jaringan sekutu regional yang kuat, mulai dari Hizbullah di Lebanon hingga kelompok-kelompok bersenjata di kawasan Teluk.

Jika konflik terbuka terjadi, dampaknya diyakini tidak hanya dirasakan oleh Iran dan AS, tetapi juga negara-negara tetangga serta perekonomian global, terutama sektor energi. Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dunia, berpotensi menjadi titik panas jika perang pecah. (*)

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana - FIN.CO.ID