Perang Aplikasi Chat: Elon Musk Bongkar Dugaan Keamanan WhatsApp, Bos Meta Balik Menyerang!

news.fin.co.id - 28/01/2026, 12:03 WIB

Perang Aplikasi Chat: Elon Musk Bongkar Dugaan Keamanan WhatsApp, Bos Meta Balik Menyerang!

Pengusaha Elon Musk yang telah membeli Twitter.

fin.co.id - Elon Musk kembali membuat jagat teknologi panas. Konglomerat sekaligus pemilik X Corp, perusahaan yang menaungi platform X (sebelumnya Twitter), secara terbuka menyebut WhatsApp tidak aman dan meragukan klaim privasi aplikasi pesan instan tersebut.

Tudingan itu disampaikan Musk lewat akun X miliknya saat mengutip sebuah unggahan yang menampilkan tangkapan layar artikel Bloomberg berjudul “Lawsuit Claims Meta Can See WhatsApp Chats in Breach of Privacy”.

Dalam komentarnya, Musk tak setengah-setengah.

Advertisement

“WhatsApp enggak aman. Bahkan Signal sekalipun dipertanyakan (keamanannya). Pakai X Chat,” tulis Musk.

Pernyataan ini langsung menyedot perhatian publik, mengingat WhatsApp adalah aplikasi pesan dengan miliaran pengguna di seluruh dunia.

Tak bisa dipungkiri, komentar Musk juga sarat promosi. Ia sekaligus mengarahkan pengguna ke X Chat, fitur percakapan terbaru di platform X yang kini menggantikan sistem pesan langsung atau direct message (DM).

X Chat diklaim mengusung enkripsi, mendukung panggilan suara dan video, serta dirancang sebagai pesaing langsung WhatsApp, Signal, dan Telegram. Namun hingga kini, popularitas X Chat masih jauh di bawah para rivalnya.

Bos WhatsApp Bantah Elon Musk

Pernyataan Elon Musk itu langsung mendapat respons keras dari Will Cathcart, Head of WhatsApp. Tanpa basa-basi, Cathcart menyebut tudingan Musk keliru dan menyesatkan.

“(Tuduhan) ini teramat sangat salah. WhatsApp tak bisa membaca pesan karena kunci enkripsi disimpan di ponsel Anda, dan kami tidak punya akses untuk membukanya,” tegas Cathcart.

Advertisement

Ia menekankan bahwa WhatsApp menggunakan sistem end-to-end encryption, di mana hanya pengirim dan penerima pesan yang bisa membaca isi percakapan.

Cathcart juga menyinggung gugatan yang dikutip Elon Musk. Menurutnya, gugatan tersebut tidak memiliki dasar kuat dan hanya mencari sensasi media.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID