BSU Kemenag 2026 menyasar total 211.992 penerima, yang terdiri dari:
-
186.148 guru madrasah non-ASN
-
25.844 tenaga kependidikan non-ASN
Dengan jumlah penerima yang sangat besar, sinkronisasi data NIK, nama, dan rekening di aplikasi SIMPATIKA atau SIAGA Pendis menjadi faktor krusial agar pencairan berjalan lancar.
Kemenag juga mengingatkan bahwa ketidaksinkronan data administrasi menjadi penyebab utama gagalnya transfer bantuan.
Guru Diminta Aktif Cek Status BSU Secara Mandiri
Bagi guru dan tenaga kependidikan yang merasa memenuhi syarat namun belum menerima BSU, Kemenag mengimbau agar aktif memantau status bantuan melalui portal resmi.
Pengecekan mandiri dinilai penting agar kendala administratif bisa segera diketahui dan diperbaiki di tingkat madrasah, tanpa harus menunggu terlalu lama.
Cara Cek Status Penerima BSU Kemenag via SIMPATIKA
Bagi guru madrasah (RA, MI, MTs, MA), berikut langkah-langkah pengecekan status BSU 2026 melalui SIMPATIKA:
-
Akses laman resmi
Buka situs ???? https://simpatika.kemenag.go.id/
-
Login PTK
Pilih menu Login, lalu masuk menggunakan akun Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)
-
Masukkan data akun
Input PegID/NPK dan kata sandi
-
Pilih menu Tunjangan
Klik Tunjangan → Tunjangan Insentif GBPNS
-
Cek notifikasi
Jika terdaftar, akan muncul notifikasi:
“Anda Layak Menerima Tunjangan”
Jika muncul pemberitahuan perbaikan data, segera koordinasikan dengan operator madrasah.
Syarat Wajib Penerima BSU Guru Madrasah 2026
Agar dana BSU Rp600.000 bisa cair tanpa kendala, pastikan Anda memenuhi kriteria berikut:
-
Guru non-ASN
-
Aktif mengajar minimal 2 tahun berturut-turut
-
Terdaftar aktif di SIMPATIKA atau SIAGA Pendis
-
Pendidikan minimal S1/D-IV
-
Belum lulus sertifikasi dan tidak menerima TPG
-
Memiliki NIK valid dan terdaftar NPK/NUPTK
-
Usia maksimal 60 tahun
-
Tidak menerima bantuan sejenis (BSU Kemnaker, Kartu Prakerja, dll)