Menag Kucurkan Rp596 Juta untuk Madrasah dan Korban Longsor Cisarua

news.fin.co.id - 02/02/2026, 13:06 WIB

Menag Kucurkan Rp596 Juta untuk Madrasah dan Korban Longsor Cisarua

Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta bagi madrasah, para guru, serta keluarga siswa yang terdampak bencana longsor dan banjir di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

fin.co.id – Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta bagi madrasah, para guru, serta keluarga siswa yang terdampak bencana longsor dan banjir di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada para penerima di Bandung Barat, Minggu, 1 Februari 2026.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan, madrasah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengabdian sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pemulihan sarana madrasah serta perlindungan terhadap kesejahteraan guru menjadi perhatian utama agar aktivitas belajar mengajar dapat segera pulih.

“Madrasah ini sangat berjasa. Dalam kondisi darurat pun tetap menjadi bagian dari upaya kemanusiaan. Karena itu, negara wajib memastikan madrasah dan para gurunya dapat bangkit kembali,” ujar Menag.

Bantuan yang disalurkan mencakup dana rehabilitasi untuk perbaikan rumah guru madrasah yang mengalami kerusakan berat. Total anggaran sebesar Rp300 juta dialokasikan untuk membantu proses perbaikan agar hunian para guru kembali aman dan layak ditempati.

Advertisement

Selain itu, Kemenag juga memberikan bantuan biaya sewa rumah kepada 21 guru madrasah yang terdampak bencana, dengan nilai keseluruhan mencapai Rp126 juta. Bantuan ini dimaksudkan untuk memastikan para guru memiliki tempat tinggal sementara selama masa pemulihan.

Tak hanya itu, santunan juga diberikan kepada keluarga dari 10 siswa madrasah yang meninggal dunia akibat banjir dan longsor. Total bantuan yang disalurkan untuk santunan tersebut mencapai Rp160 juta sebagai bentuk empati dan dukungan moral bagi keluarga korban.

Dalam rangka penanganan darurat, Kementerian Agama turut menyalurkan bantuan pemulasaran jenazah senilai Rp10 juta. Menag menekankan bahwa proses pemakaman yang layak merupakan bagian dari penghormatan terhadap para korban bencana.

Menag menambahkan, bantuan ini bukan menjadi akhir dari perhatian pemerintah. Ia meminta seluruh jajaran Kementerian Agama, baik di pusat maupun daerah, untuk terus melakukan pendampingan serta pendataan lanjutan terhadap kebutuhan madrasah dan keluarga terdampak agar proses pemulihan dapat berjalan berkesinambungan dan tepat sasaran.

Moh Purwadi/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID