Kebut Sertifikasi Halal Dapur SPPG, Kepala BPJPH: Sebanyak 2.340 SPPG Sudah Bersertifikat Halal

news.fin.co.id - 15/02/2026, 19:42 WIB

Kebut Sertifikasi Halal Dapur SPPG, Kepala BPJPH: Sebanyak 2.340 SPPG Sudah Bersertifikat Halal

Kepala Badan Penyelenggara Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan.

fin.co.id - Upaya percepatan sertifikasi halal untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan progres signifikan. Hingga kini, sebanyak 2.340 dapur SPPG telah mengantongi sertifikat halal. Capaian tersebut menjadi bagian dari langkah akseleratif yang terus diperkuat pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menekankan bahwa percepatan sertifikasi halal di dapur SPPG merupakan strategi penting agar pelaksanaan program MBG tidak sekadar menyediakan asupan bergizi, tetapi juga memenuhi ketentuan kehalalan.

“Saat ini data Sihalal mencatat sebanyak 2.340 SPPG telah bersertifikat halal. Dan jumlah ini tentu saja terus bertambah seiring percepatan, karena yang lainnya juga sedang berproses mengurus sertifikasi halal,” ungkap Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keteranganya, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pencapaian tersebut lahir dari langkah percepatan yang dirancang secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan.

Advertisement

“Kita sedang mengakselerasi sertifikasi halal dapur SPPG. Jadi di setiap SPPG ada Penyelia Halal yang bertanggung jawab atas proses produk halal, yang harus memenuhi standar jaminan produk halal sesuai ketentuan,” lanjut Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan.

Skema percepatan ini sebelumnya telah dipaparkan dalam Rapat Kerja BPJPH bersama Komisi VIII DPR RI. Mekanisme yang diterapkan ialah menempatkan Penyelia Halal di tiap dapur SPPG, disertai penguatan kolaborasi dengan berbagai lembaga pelatihan Jaminan Produk Halal (JPH).

“Akselerasi sertifikasi halal dapur SPPG ini program yang musti dan wajib kita jalankan. Caranya begini, semua kepala dapur menjadi penyelia. Jadi mereka kita training para kepala dapur SPPG ini (melalui pelatihan calon Penyelia Halal), untuk menjadi Penyelia Halal (di dapur SPPG),” papar Babe Haikal.

Sampai saat ini, program pelatihan tersebut telah melahirkan 3.198 Penyelia Halal guna menunjang operasional proses produk halal di dapur MBG secara nasional. Angka itu terus bertambah seiring pelatihan yang berlangsung secara berkala. Sejalan dengan peningkatan jumlah penyelia, pertambahan SPPG bersertifikat halal juga tercatat signifikan.

Menurut Babe Haikal, keberadaan Penyelia Halal menjadi elemen sentral dalam penguatan sistem jaminan produk halal di dapur MBG.

“Mereka adalah kepanjangan tangan kita. Jika ada hal yang tidak memenuhi standar di lapangan terkait bahan dan proses produksi, maka mereka bisa segera ambil tindakan. Dan kami akan melihat ini (melakukan pengawasan) secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Dengan penempatan Penyelia Halal di setiap SPPG, prinsip trustability, traceability, dan transparency dapat diterapkan menyeluruh dari hulu hingga hilir. Hal ini dinilai krusial agar makanan yang disajikan bagi generasi penerus benar-benar aman, sehat, bergizi, sekaligus memenuhi kaidah halal dan thayyib.

Di sisi lain, BPJPH terus mengintensifkan pembinaan kepada pelaku usaha serta memperkuat pengawasan jaminan produk halal secara konsisten. Sinergi lintas sektor dan koordinasi teknis dalam pelaksanaan sertifikasi halal, termasuk fasilitasi dan pendampingan, juga terus ditingkatkan.

Langkah tersebut bertujuan agar pemenuhan sertifikasi halal tidak berhenti pada aspek administratif, melainkan dijalankan secara konsisten dalam praktik operasional sehari-hari.

Advertisement

"MBG melibatkan rantai pasok panjang, dari hulu hingga penyajian. Sertifikasi halal memastikan mutu, gizi, dan kehalalan pangan tetap terjaga,” kata Babe Haikal.

“Sejak awal kami berkoordinasi dan bekerja sama dengan BGN untuk memastikan setiap dapur MBG memenuhi ketentuan jaminan produk halal. Selain melaksanakan amanat Undang-Undang, upaya ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menempatkan aspek halal sebagai prioritas." pungkasnya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID