IHSG Melemah ke 8.212, Reliance Sekuritas: Investor Cenderung Wait and See

news.fin.co.id - 18/02/2026, 12:31 WIB

IHSG Melemah ke 8.212, Reliance Sekuritas: Investor Cenderung Wait and See

Ilustrasi pergerakan saham di pasar modal

fin.co.id – Di tengah perayaan Tahun Baru Imlek dan menjelang awal Ramadan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. Indeks terkoreksi 0,64 persen ke level 8.212,27.

Tekanan paling besar datang dari sektor infrastruktur yang turun 1,23 persen serta basic materials yang melemah 1,06 persen. Pergerakan tersebut mencerminkan sikap pelaku pasar yang lebih berhati-hati menjelang periode libur panjang.

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, menilai pelemahan IHSG dipengaruhi kombinasi faktor domestik dan global.

“Investor cenderung berhati-hati menjelang libur long weekend serta sentimen negatif dari saham sektor AI di Wall Street yang berdampak ke bursa saham Asia,” ujar Reza kepada Disway, Rabu, 18 Februari 2026.

Advertisement

Dari sisi transaksi, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp2,20 triliun di pasar reguler. Saham-saham yang paling banyak dilepas antara lain BBCA, BUMI, BBRI, GOTO, dan TLKM.

Berbeda dengan pasar domestik, indeks utama bursa Amerika Serikat di Wall Street justru mayoritas ditutup menguat.

“Sentimen positif disebabkan oleh adanya penguatan saham-saham berbasis kecerdasan buatan atau AI,” jelasnya.

Proyeksi IHSG

Untuk perdagangan Rabu (18/2), Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang support di 8.153 dan resistance di 8.291 dengan kecenderungan masih melemah.

“Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 serta indikator Stochastic dead cross. Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami pelemahan,” tutur Reza.

Rekomendasi Saham

Sejumlah saham dinilai menarik untuk dicermati pelaku pasar, dengan rekomendasi sebagai berikut:

BUMI – Buy

Advertisement

Harga masih berada di atas MA5 dan mendekati MA20. Pola candle white spinning top mengindikasikan potensi pembalikan arah, didukung histogram hijau pada MACD serta golden cross.

  • Entry: 288–296
  • Resistance: 304–316
  • Support: 276
  • Stoploss: 274
  • Target: 342

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID