Nasional . 18/02/2026, 10:14 WIB

SERING DITANYAKAN: Haruskah Mandi Besar Sebelum Puasa? Cek Faktanya

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Menjelang Ramadan 1447 H, masih banyak umat Islam yang merasa ragu mengenai status puasa jika belum sempat melakukan mandi wajib setelah berhadas besar di malam hari.

Berdasarkan keterangan para ulama dan dalil sahih, seseorang yang masih dalam keadaan junub (hadas besar) saat fajar menyingsing tetap dianggap sah puasanya.

Hal ini sering terjadi ketika seseorang mengalami mimpi basah atau berhubungan suami istri di malam hari namun tidak sempat mandi hingga waktu Subuh tiba.

"Siti ‘Aisyah dan Ummu Salamah pernah berkata: 'Kami melihat Nabi Muhammad saw pagi-pagi masih memiliki hadats junub yang bukan karena mimpi basah, lalu beliau mandi besar dan tetap melaksanakan puasa'." (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

Syarat Sah Puasa Ramadan yang Sebenarnya

Berikut kriteria utama yang menentukan apakah puasa seseorang diterima secara hukum syariat:

Beragama Islam

Puasa hanya diwajibkan bagi muslim.

Baligh & Berakal

Sudah mencapai usia dewasa dan memiliki kesadaran penuh.

Mampu

Sehat secara fisik untuk menjalankan ibadah puasa.

Mengetahui Awal Ramadan

Berdasarkan hasil hisab atau rukyatul hilal yang resmi.

Suci dari Haid & Nifas

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com