fin.co.id - Sekolah kedinasan menjadi salah satu pilihan favorit lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus membuka peluang kerja di instansi pemerintah.
Selain pendidikan yang umumnya gratis, lulusan sekolah kedinasan juga memiliki ikatan dinas dan kesempatan besar diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun, tidak sedikit calon pendaftar yang khawatir karena beberapa sekolah kedinasan menetapkan syarat tinggi badan dalam proses seleksi.
Kabar baiknya, ada sekolah kedinasan tanpa syarat tinggi badan yang tetap memberikan peluang karier menjanjikan.
Lantas, apa saja sekolah kedinasan yang tidak mensyaratkan tinggi badan? Berikut ulasan lengkapnya.
Apa Itu Sekolah Kedinasan?
Sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh kementerian atau lembaga pemerintah. Tujuannya untuk mencetak tenaga profesional yang akan bekerja di sektor pemerintahan sesuai kebutuhan instansi pembina.
Alumni sekolah kedinasan biasanya memiliki kewajiban ikatan dinas. Artinya, setelah lulus, mereka akan ditempatkan di instansi pemerintah terkait sesuai formasi.
Proses seleksi sekolah kedinasan umumnya terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi dasar, hingga tes kesehatan dan wawancara. Setiap sekolah memiliki persyaratan yang berbeda, termasuk soal tinggi badan.
Namun, ada dua sekolah kedinasan yang tidak mensyaratkan tinggi badan, yakni:
-
Politeknik Statistika STIS
-
Politeknik Keuangan Negara STAN
Berikut penjelasan lengkapnya.
-
Politeknik Statistika STIS
Politeknik Statistika STIS merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS). Secara historis, kampus ini berdiri pada 11 Agustus 1958 dengan nama Akademi Ilmu Statistik dan terus berkembang hingga menjadi Politeknik Statistika STIS seperti sekarang.