Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF, Siap Kirim 8.000 Personel TNI ke Gaza

news.fin.co.id - 20/02/2026, 13:34 WIB

Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF, Siap Kirim 8.000 Personel TNI ke Gaza

Komandan International Stabilization Force (ISF), Mayor Jenderal Jasper Jeffers, menyampaikan bahwa Indonesia dipercaya mengemban posisi Wakil Komandan dalam misi stabilisasi tersebut.

fin.co.id - Komandan International Stabilization Force (ISF), Mayor Jenderal Jasper Jeffers, menyampaikan bahwa Indonesia dipercaya mengemban posisi Wakil Komandan dalam misi stabilisasi tersebut.

ISF dibentuk sebagai inisiatif internasional untuk mendorong terciptanya stabilitas dan perdamaian di Gaza, Palestina. Dalam struktur pasukan ini, Indonesia bergabung bersama sejumlah negara lain seperti Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, dan Yordania.

"Saya ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF. Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng," kata Jasper dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, Kamis, 19 Februari 2026 waktu setempat.

Advertisement

Ia menjelaskan, ISF dirancang untuk memulihkan situasi keamanan agar pemerintahan sipil di Gaza dapat berjalan efektif. Mandat utama pasukan ini adalah mengawasi pelaksanaan gencatan senjata dan menjaga stabilitas, bukan melakukan operasi konfrontatif.

Sebagai bentuk komitmen, Indonesia akan mengerahkan 8.000 prajurit TNI untuk bergabung dalam misi ISF. Kontingen tersebut difokuskan pada tugas non-tempur, termasuk bantuan kemanusiaan, layanan medis, serta dukungan rekonstruksi.

Dalam forum perdana Board of Peace tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan konsistensi Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian global, terutama untuk Gaza.

"Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami siap mengerahkan pasukan tersebut untuk berpartisipasi aktif dalam International Stabilization Force guna memastikan perdamaian ini berhasil," tegas Prabowo.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace dilandasi tekad kuat untuk mendorong terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di Gaza, Palestina.

"Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak hambatan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis," tegas Prabowo.

Anisha Aprilia/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID