Nasional . 22/02/2026, 19:41 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Sahur dilaksanakan pada sepertiga malam terakhir, waktu di mana pintu langit terbuka lebar. Ini adalah momen emas untuk beristighfar dan memohon hajat, karena doa yang dipanjatkan di waktu ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Islam sangat memperhatikan keseimbangan. Sunnah mengakhirkan waktu sahur mendekati fajar adalah bentuk penghormatan terhadap hak-hak tubuh manusia.
Dengan nutrisi yang masuk di waktu yang tepat, seorang hamba dapat tetap menjalankan kewajiban duniawi seperti bekerja atau belajar, sekaligus menunaikan ibadah dengan optimal.
Seseorang yang bersahur dengan niat yang benar akan merasa lebih tenang secara psikologis. Ada kesadaran bahwa ia telah mengikuti sunnah Rasulullah SAW, sehingga meningkatkan kepercayaan diri dan kekuatan mental dalam menghadapi lapar dan dahaga seharian penuh.
Agar tetap mendapatkan keberkahan ini, disarankan untuk tidur lebih awal dan mengatur alarm minimal 45 menit sebelum Imsak.
Mencukupi asupan air putih dengan pola 2-4-2 juga sangat dianjurkan agar hidrasi tubuh tetap terjaga di tengah cuaca yang tidak menentu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media