Misteri Kematian Massal 72 Harimau di Thailand: Lokasi Wisata Ditutup, Tim Medis Siaga Satu

news.fin.co.id - 25/02/2026, 11:58 WIB

 Misteri Kematian Massal 72 Harimau di Thailand: Lokasi Wisata Ditutup, Tim Medis Siaga Satu

Dunia konservasi geger setelah sekitar 70 harimau di Tiger Kingdom Chiang Mai mati mendadak secara misterius. Otoritas Thailand tutup area untuk investigasi mendalam.Foto:klookbymongabay

fin.co.id – Dunia internasional digemparkan dengan kabar kematian mendadak sekitar 70 ekor harimau di objek wisata populer Tiger Kingdom Chiang Mai, Thailand. Kejadian luar biasa yang bermula sejak 8 Februari 2026 ini memaksa otoritas setempat menutup total fasilitas tersebut selama dua pekan demi kepentingan investigasi dan sterilisasi area.

Direktur Kantor Regional Kawasan Lindung 16 Chiang Mai, Kritsayarm Kongsatri, menyebut insiden ini sebagai peristiwa yang sangat tidak lazim karena jumlah kematian yang begitu besar dalam waktu sangat singkat. Pihak pengelola telah memindahkan harimau yang masih selamat ke fasilitas perawatan di Mae Taeng untuk pemantauan ketat oleh tim ahli.

Dugaan Pakan Terkontaminasi hingga Virus Mematikan

Advertisement

Spekulasi mengenai penyebab kematian puluhan kucing besar ini terus berkembang. Dugaan awal mengarah pada pakan daging ayam mentah yang berasal dari peternakan swasta. Kekhawatiran kian memuncak setelah muncul rumor mengenai potensi penularan flu burung (H5N1).

Kecurigaan ini diperkuat dengan laporan seorang dokter hewan yang jatuh sakit dan harus menjalani isolasi setelah melakukan prosedur nekropsi pada bangkai harimau tersebut. Meski begitu, otoritas Thailand hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai keterkaitan flu burung dalam kasus ini.

Hasil uji laboratorium dari Fakultas Kedokteran Hewan Chiang Mai University masih menjadi kunci utama pengungkapan misteri ini. Menariknya, terdapat perbedaan keterangan antar instansi; Kantor Peternakan Wilayah 5 menyebut adanya infeksi virus distemper anjing, sementara pejabat Kementerian Pertanian Thailand sebelumnya sempat menyinggung soal panleukopenia kucing.

Bayang-bayang Tragedi Masa Lalu

Tragedi di Chiang Mai ini memicu ingatan publik pada kasus serupa di Kebun Binatang Harimau Sriracha, Chonburi, pada tahun 2004 silam. Kala itu, ratusan harimau mati atau terpaksa dieutanasia akibat infeksi yang bersumber dari bangkai ayam segar. Kejadian serupa juga baru saja menghantam Vietnam selatan pada tahun 2024 lalu.

Tiger Kingdom sendiri dioperasikan oleh Khum Sue Trakarn Co Ltd, sebuah perusahaan besar yang mengelola jaringan taman harimau di Phuket dan Pattaya. Perusahaan ini mengklaim fokus pada penangkaran dan konservasi harimau Indochina, sehingga kematian masif ini menjadi pukulan telak bagi upaya pelestarian satwa di Thailand.

Otoritas terkait kini tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan penyebab pasti kematian agar wabah tidak meluas ke populasi satwa lain atau bahkan menular ke manusia (zoonosis). Masyarakat dan wisatawan diminta untuk memantau perkembangan informasi resmi sebelum mengunjungi kawasan konservasi satwa di wilayah Thailand Utara.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID