Hukum Membatalkan Puasa karena Tidak Kuat Menurut Islam, Ini Penjelasan Lengkap dan Konsekuensinya

news.fin.co.id - 26/02/2026, 12:52 WIB

Hukum Membatalkan Puasa karena Tidak Kuat Menurut Islam, Ini Penjelasan Lengkap dan Konsekuensinya

Doa Puasa, Image: DALL·E 3

Dalam kitab-kitab fikih dijelaskan bahwa jika seseorang mengalami penyakit berat hingga diperbolehkan bertayamum karena tidak mampu menggunakan air, maka ia juga boleh membatalkan puasa.

  1. Pekerjaan Berat yang Mengancam Kesehatan

    Profesi seperti buruh kasar, kuli bangunan, petani tambak garam, atau pekerja lapangan dengan aktivitas fisik tinggi juga dapat menjadi pertimbangan. Jika benar-benar mengalami kesulitan berat yang mengancam kesehatan atau keselamatan, maka diperbolehkan membatalkan puasa.

Namun perlu digarisbawahi, jika hanya merasa lapar atau haus biasa tanpa ancaman serius terhadap kesehatan, maka tetap wajib menyempurnakan puasa hingga waktu berbuka.

  1. Sakit Ringan

    Jika sakitnya ringan dan tidak sampai membahayakan atau memperparah kondisi, maka tetap wajib melanjutkan puasa.

Advertisement

Konsekuensi Membatalkan Puasa karena Tidak Kuat

Meski Islam memberikan keringanan, ada tanggung jawab yang tetap harus dipenuhi.

  1. Mengganti Puasa (Qadha)

Bagi yang membatalkan puasa karena sakit sementara atau kondisi darurat yang masih memungkinkan sembuh, maka wajib mengganti (qadha) di hari lain setelah Ramadan.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 184 yang menyatakan bahwa orang sakit atau dalam perjalanan yang berbuka wajib mengganti pada hari lain sejumlah yang ditinggalkan.

  1. Membayar Fidyah

Bagi lansia atau penderita penyakit kronis yang tidak lagi mampu berpuasa dan tidak mungkin mengganti di hari lain, maka diwajibkan membayar fidyah.

Fidyah berupa pemberian makanan pokok kepada fakir miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Berdasarkan penjelasan NU Online, fidyah diberikan oleh mereka yang memang benar-benar tidak mampu lagi berpuasa karena faktor usia lanjut atau penyakit permanen.

Tips Agar Tetap Kuat Menjalankan Puasa Ramadan

Agar tidak mudah merasa lemas dan terhindar dari kebingungan soal hukum membatalkan puasa karena tidak kuat, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

Sahur dengan Makanan Bergizi

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID