Pasca Aksi Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Polisi Dalami Motif Penggunaan Pelat Palsu dan Tes Urine Pelaku

news.fin.co.id - 26/02/2026, 14:11 WIB

Pasca Aksi Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Polisi Dalami Motif Penggunaan Pelat Palsu dan Tes Urine Pelaku

Pelat nomor palsu diduga picu aksi ugal-ugalan Toyota Calya di Gunung Sahari hingga tabrak motor. Foto: Tangkapan Layar TikTok ky_barnetto96.

fin.co.id - Aksi ugal-ugalan pengemudi Toyota Calya di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026) sore, bikin geger. Dugaan penggunaan pelat nomor palsu menjadi pemicu awal insiden yang berujung kecelakaan tersebut.

Polisi langsung bergerak cepat. Hasil penyelidikan awal mengarah pada pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai ketentuan. Situasi yang awalnya pemeriksaan rutin lalu berubah jadi aksi kejar-kejaran dramatis di jantung ibu kota.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold Hutagalung, mengungkapkan bahwa kendaraan dengan nomor polisi D 1640 AHB dihentikan petugas lalu lintas karena terindikasi menggunakan pelat palsu.

Petugas melihat kejanggalan pada identitas kendaraan tersebut. Karena itu, mereka langsung menghentikan mobil untuk memeriksa kelengkapan surat-surat.

Advertisement

Namun, respons pengemudi justru di luar dugaan.

“Petugas memberhentikan untuk memeriksa kelengkapan surat kendaraan karena pelat nomor yang digunakan palsu. Pengemudi kemudian melarikan diri,” ujar Reynold.

Alih-alih kooperatif, pengemudi bernama Hafiz Mahendra (25) memilih kabur. Kepanikan itu justru memicu rangkaian peristiwa yang membuat lalu lintas Gunung Sahari lumpuh sementara.

Setelah tancap gas, Hafiz melaju melawan arah dari selatan ke utara di Jalan Gunung Sahari. Aksi berbahaya itu langsung membahayakan pengguna jalan lain.

Ia kemudian mengarah ke Jalan Bungur Besar, berbelok ke barat, hingga kembali ke simpang empat MBAL dan Jalan Pos. Jalur yang dilalui bukan jalur pendek. Pengemudi terus memacu kendaraan dalam kondisi lalu lintas padat.

Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara. Rekaman video kejadian tersebut pun menyebar luas di media sosial dan memicu reaksi publik.

Meski sudah diberi peringatan, pengemudi tetap melaju. Warga di kawasan Pasar Baru Timur bahkan sempat tersulut emosi akibat aksi nekat tersebut.

Pelarian itu akhirnya berhenti setelah mobil menabrak sejumlah sepeda motor. Benturan tak terhindarkan.

Beruntung, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, satu pengendara motor mengalami luka akibat terserempet kendaraan tersebut.

Advertisement

Kejadian ini langsung menyita perhatian karena terjadi di jam sibuk, sekitar pukul 17.30 WIB. Waktu tersebut biasanya menjadi puncak kepadatan arus lalu lintas di Jakarta Pusat.

Aksi melawan arah dan menabrak kendaraan lain jelas memperbesar risiko fatal. Namun, respons cepat aparat kepolisian mencegah situasi berkembang lebih parah.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern