Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah memastikan pelaku sudah ditahan.
“Tersangka sudah kami tahan di Polsek Binawidya,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga sudah merencanakan aksinya. Saat datang ke kampus, ia membawa dua senjata tajam sekaligus, yakni kapak dan parang. Namun yang digunakan untuk menyerang korban adalah kapak.
Pelaku disebut tiba-tiba masuk ke ruangan dan langsung membacok korban beberapa kali. Korban berusaha menangkis serangan tersebut hingga mengalami luka serius di kepala dan patah pada pergelangan tangan.
Setelah pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan kampus, polisi menemukan satu senjata tajam lain berupa parang di dalam tas pelaku.
Menurut AKP Anggi, kondisi korban cukup memprihatinkan dan kemungkinan akan dirujuk ke rumah sakit lain dengan fasilitas lebih lengkap.
“Korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Nanti kami koordinasikan lagi dengan pihak rumah sakit terkait kondisi terbaru korban,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Binawidya Santo Morlando menyatakan pihaknya masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya hubungan khusus antara pelaku dan korban.
“Pelaku sudah diamankan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motif,” ujarnya. *