Target "Zero Accident", Dishub Kota Tangerang Perketat Pengawasan Mudik Lebaran 2026

news.fin.co.id - 26/02/2026, 15:54 WIB

Target

Kemenhub mengeluarkan peringatan serius bagi pemudik (Dokumen Istimewa)

fin.co.id -  Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mematangkan persiapan menjelang masa Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah. Fokus utama tahun ini adalah mewujudkan target Zero Accident atau nihil kecelakaan serta memastikan kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Kota Tangerang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menegaskan bahwa strategi pengamanan tahun ini akan mengedepankan manajemen lalu lintas terpadu dan pengawasan ketat terhadap kelaikan armada angkutan umum.

“Target kami adalah Zero Accident selama periode Angkutan Lebaran 2026. Upaya ini ditempuh melalui pengawasan ketat, optimalisasi sarana prasarana, serta sinergi lintas sektoral bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Suhaely dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

Pengawasan Kelaikan Armada dan Kesehatan Sopir

Advertisement

Guna menjamin keselamatan penumpang, Dishub akan menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check secara masif. Pemeriksaan dilakukan di Terminal Poris Plawad serta sejumlah pool bus besar, termasuk Rosalia Indah, ALS, dan Hariyanto. Petugas akan memeriksa aspek teknis mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu, hingga kelengkapan administrasi kendaraan.

Tak hanya armada, kondisi fisik pengemudi juga menjadi sorotan. Dishub berkolaborasi dengan instansi terkait untuk melakukan skrining kesehatan dan tes narkoba bagi para awak bus. Langkah ini diambil untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh zat terlarang saat membawa penumpang.

Manajemen Lalu Lintas dan Fasilitas Jalan

Untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub Kota Tangerang akan memasang Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) portabel di titik-titik krusial seperti Jalan Daan Mogot, TMP Taruna, Jenderal Sudirman, Otista, dan KS Tubun.

Selain itu, pemantauan arus lalu lintas akan dioptimalkan melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS). Di lapangan, Dishub menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang didukung dengan ketersediaan mobil derek serta perlengkapan pembatas jalan seperti traffic cone dan barikade untuk menangani gangguan secara responsif.

Penyebaran Posko Pengendalian

Sedikitnya delapan posko pengendalian dan monitoring akan disiagakan di titik-titik strategis, meliputi:

• Kebon Besar

• Terminal Poris Plawad

Advertisement

• Robinson

• Pertigaan Gajah Tunggal

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.