“Garis bawahi, sifatnya sukarela. Tidak ada unsur paksaan atau kewajiban,” ujarnya.
Rico menjelaskan, meski kuota total mencapai 4.000 orang, jumlah peserta dari tiap kementerian akan disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan masing-masing instansi.
Misalnya, kementerian dengan jumlah pegawai besar belum tentu mengirim peserta dalam jumlah banyak karena tetap ada proses seleksi.
ASN yang disasar umumnya berusia 18 hingga 35 tahun. Pendidikan dasar militer direncanakan mulai April 2026.
Program ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat bela negara dan nasionalisme di kalangan ASN, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan sumber daya manusia Indonesia dalam mendukung sistem pertahanan negara.
Dengan pendekatan sukarela dan selektif, Komcad diharapkan menjadi instrumen pembinaan karakter, bukan sekadar pelatihan militer semata.