fin.co.id - Pomdam Cenderawasih angkat bicara terkait kasus perselingkuhan Istri anggota TNI di Papua dengan belasan prajurit muda yang viral di media sosial.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto tidak membantah kabar tersebut. Kata dia, kasus tersebut saat ini sedang dalam penyelidikan.
"Terkait viralnya berita tentang kejadian tersebut, saat ini sudah dalam tahap proses penyidikan di tingkat Pomdam XVII/Cenderawasih," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto.
Namun begitu, Letkol Tri Purwanto belum menjelaskan secara rinci kasus tersebut.
"Saat ini, sudah dalam tahap penyidikan, dan yang berwenang memberikan keterangan adalah pihak penyidik, yaitu Penyidik Pomdam XVII/Cenderawasih," ucapnya. *
Sebelumnya, viral di media sosial seorang istri anggota TNI bernama Fadila Sasbila Nurahmidin disebut selingkuh dengan belasan anggota TNI.
Dalam utas yang beredar, disebutkan bahwa suami kasus ini terungkap setelah suami Fadila, Sertu Agustian yang merupakan anggota Batalyon Infanteri 756/Wimane Sili (WMS), secara resmi membuat laporan pada Selasa, 17 Februari 2026, di Markas Yonif 756/WMS, Wamena.
Setelah laporan diterima, penyelidikan internal langsung dilakukan. Fadila diperiksa sebagai saksi kunci. Selain itu, sepuluh prajurit yang diduga terlibat juga dimintai keterangan untuk menuliskan kronologi kejadian. Penyidik turut mendokumentasikan sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya hubungan terlarang tersebut.
Sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk telepon genggam milik para terduga serta dokumen pendukung seperti kartu keluarga dan surat nikah.
Dalam utas itu disebutkan, dari total 13 prajurit yang diduga terlibat, sembilan di antaranya telah diperiksa dan mengakui perbuatannya.
“Dari 13 prajurit yang diduga terlibat, sembilan di antaranya telah diperiksa dan mengakui perbuatannya. Kasus ini kini dalam pendalaman intensif oleh pihak internal TNI AD,” tulis utas yang viral di akun X @Heraloebss.
Beberapa prajurit yang disebut telah memberikan pengakuan di antaranya Prada RP, Serda RF, Prada MAR, dan Prada NH. Dalam pemeriksaan sementara, mereka mengakui telah menjalin hubungan terlarang dengan Fadila dalam kurun waktu berbeda sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Sebagian besar prajurit yang diperiksa disebut menyatakan bahwa komunikasi awal hingga ajakan bertemu dilakukan oleh Fadila. Dari para terduga, beberapa masih berstatus lajang, sementara satu di antaranya diketahui telah menikah.
"Prada MAR berkenalan melalui TikTok pada 6 Oktober 2025. Fadila disebut lebih dulu mengirim pesan. Mereka melakukan hubungan sebanyak tujuh kali di kos-kosan dan rumah dinas suami Fadila sendiri" tulis akun tersebut.
"Prada NH bahkan mengaku diajak seniornya untuk minum alkohol di sebuah kos-kosan, lalu Fadila datang bergabung. Dalam kondisi kurang sadar, ia mengaku menuruti ajakan Fadila untuk berhubungan badan."