Khusus di jalan tol, e-TLE difokuskan untuk:
Pemantauan kondisi lalu lintas, Identifikasi pelanggaran, dan Pengumpulan data untuk evaluasi.
“Selama Operasi Ketupat tidak dilakukan penegakan hukum secara manual. Kita mengedepankan pelayanan,” tegas Irjen Agus.
Langkah ini diambil untuk menghindari potensi hambatan arus kendaraan serta menciptakan suasana mudik yang lebih kondusif.
Manfaatkan Teknologi dan Data Real Time
Dalam Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung 13–25 Maret 2026, Korlantas mengoptimalkan pemanfaatan teknologi berbasis data.
Beberapa sistem yang digunakan antara lain:
-
Radar lalu lintas
-
V-count (vehicle count)
-
Pemantauan e-TLE
-
Data dari NTMC
-
Command Center Km 29
Seluruh parameter tersebut dipantau secara real time untuk mendukung pengambilan keputusan cepat di lapangan.