Pertama, pemerintah daerah diminta mengantisipasi potensi peningkatan risiko keamanan dan keselamatan selama masa libur Idulfitri.
Lonjakan aktivitas masyarakat selama Lebaran sering kali diiringi dengan meningkatnya potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan.
Kedua, kepala daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
Arus mudik merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia menjelang Idulfitri yang melibatkan jutaan orang melakukan perjalanan dari kota besar menuju kampung halaman.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta instansi terkait sangat penting untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.
Selain urusan keamanan dan mudik, pemerintah daerah juga diminta untuk memperhatikan stabilitas ekonomi selama Lebaran.
Tito menekankan pentingnya pemantauan dan pengendalian inflasi daerah, terutama karena permintaan berbagai kebutuhan pokok biasanya meningkat menjelang hari raya.
Kenaikan harga pangan sering terjadi menjelang Lebaran, sehingga pemerintah daerah diminta memastikan pasokan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah serta melindungi daya beli masyarakat.
Pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan perayaan **Idulfitri 1447 Hijriah.
Mulai dari pengamanan tempat ibadah, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapan fasilitas publik harus dipastikan berjalan dengan baik.
Dengan adanya kesiapan tersebut, masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan tertib.
Mendagri menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan agar kepala daerah tetap berada di wilayahnya masing-masing sehingga dapat merespons berbagai kebutuhan masyarakat secara cepat.
Momentum Lebaran sering kali menimbulkan berbagai situasi darurat, seperti lonjakan arus kendaraan, gangguan layanan publik, hingga masalah keamanan.
Jika kepala daerah berada di wilayahnya, maka koordinasi dan pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.