Iran Klaim Persenjataan Semakin Canggih
Aliabadi juga menegaskan bahwa kemampuan militer Iran saat ini jauh lebih maju dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Ia menyebut sistem persenjataan Iran kini semakin canggih, terutama dalam pengembangan rudal balistik dan drone tempur.
Menurutnya, teknologi tersebut memberikan fleksibilitas tinggi serta tingkat presisi yang lebih baik dalam operasi militer.
Aliabadi bahkan menanggapi klaim pihak lawan yang menyebut telah mengetahui jumlah rudal Iran.
“Musuh-musuh mengatakan mereka tahu jumlah rudal yang kami miliki. Kami mengatakan kepada mereka untuk terus menghitungnya di medan perang,” kata Aliabadi.
Ia menambahkan bahwa Iran akan selalu memberikan respons tegas terhadap setiap bentuk agresi yang dilakukan pihak lawan.
Iran Mengklaim Belajar dari Konflik Tahun Lalu
Dalam kesempatan yang sama, Aliabadi juga menyatakan bahwa militer Iran telah melakukan evaluasi besar setelah konflik yang berlangsung selama 12 hari pada Juni tahun lalu.
Menurutnya, pengalaman dari konflik tersebut membuat Iran mampu memperbaiki berbagai kelemahan dalam sistem pertahanan dan strategi militer.
Ia juga menyinggung dukungan masyarakat Iran terhadap angkatan bersenjata negara itu yang terlihat dari berbagai aksi massa di sejumlah kota.
“Ini adalah masa yang akan menjadi sejarah, dan kemenangan tentunya menjadi milik Iran dan rakyatnya,” katanya.
Serangan Rudal ke Kilang Minyak di Haifa
Sebelumnya, IRGC juga mengklaim telah meluncurkan serangan terhadap fasilitas energi milik Israel.
Dalam pernyataan tersebut, IRGC menyebut bahwa mereka berhasil menghantam pusat penyulingan minyak di Haifa menggunakan rudal Kheibar Shekan.