Wilayah tersebut antara lain:
-
Aglomerasi Banyumas
Dikendalikan oleh Kapolresta Banyumas.
-
Aglomerasi Wonosobo
Meliputi jalur Banjarnegara menuju kawasan wisata Dieng hingga Magelang.
-
Aglomerasi Klaten
Jalur utama menuju Yogyakarta.
-
Aglomerasi Semarang
Mencakup jalur Semarang menuju Ungaran, serta jalur menuju Demak dan Jepara.
Seluruh wilayah tersebut akan dipantau secara ketat untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
Jalur Arteri Juga Jadi Perhatian
Selain jalan tol, kepolisian juga menaruh perhatian besar pada jalur arteri yang kerap dipadati pemudik.
Beberapa jalur yang menjadi fokus pengamanan antara lain:
-
Jalur Pantai Utara (Pantura)
-
Jalur Tengah Jawa
-
Jalur Selatan Jawa
-
Jalur Selatan–Selatan
Pengaturan lalu lintas di jalur tersebut akan dilakukan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
Dengan penerapan rekayasa lalu lintas nasional dan lokal ini, pemerintah berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar.
Koordinasi antara Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia, Polda Jawa Tengah, serta berbagai instansi terkait diharapkan mampu meminimalkan kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan para pemudik di seluruh jalur utama Pulau Jawa.
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, disarankan untuk selalu memantau informasi lalu lintas terbaru agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan nyaman. (*)