Melalui pendekatan tersebut, kajian mengenai kejahatan dapat diteliti secara lebih komprehensif.
Hingga saat ini, kriminologi sebagai wilayah terpisah masih tergolong langka di Indonesia.
Hanya Tiga Kampus yang Memiliki Jurusan Kriminologi
Saat ini, jurusan kriminologi yang berdiri secara mandiri hanya tersedia di tiga perguruan tinggi di Indonesia, yaitu:
-
Universitas Indonesia sebagai pelopor
-
Universitas Budi Luhur
-
Universitas Islam Riau
Jumlah kampus yang terbatas membuat jurusan ini menjadi salah satu program studi yang cukup eksklusif dan diminati oleh calon mahasiswa yang tertarik mempelajari fenomena kriminalitas secara ilmiah.
Populasi Mahasiswa Kriminologi Relatif Kecil
Salah satu keunikan jurusan kriminologi adalah jumlah mahasiswanya yang relatif sedikit dibandingkan jurusan lain.
Mahasiswa Kriminologi Universitas Indonesia , Marvin Kemal Armansyah , mengungkapkan bahwa setiap angkatan memiliki jumlah mahasiswa yang cukup terbatas.
“Kalau dibandingkan dengan departemen lain yang biasanya ada sekitar 100 mahasiswa per angkatan, di kriminologi jumlahnya tidak lebih dari 60 orang,” ujarnya.
Jumlah siswa yang lebih sedikit membuat proses pembelajaran menjadi lebih intensif dan interaktif.
Mata Kuliah yang Dipelajari di Jurusan Kriminologi
Selama perkuliahan, mahasiswa kriminologi mempelajari berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan fenomena kejahatan dan dinamika sosial.
Pada semester awal, mahasiswa biasanya mempelajari isu-isu sosial yang cukup mendasar, seperti:
-
Kesetaraan gender
-
Hak perempuan dan anak
-
Keadilan sosial
-
Analisis perilaku kriminal