Pernyataan tersebut juga didukung oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, yang menyerukan agar semua pihak segera menghentikan permusuhan.
Rusia juga mendesak dilakukannya de-eskalasi konflik guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap stabilitas global.
Ancaman Keamanan di Wilayah AS Jadi Sorotan
Peringatan dari Federal Bureau of Investigation mengenai potensi serangan drone di California menunjukkan bahwa dampak konflik Timur Tengah kini mulai dirasakan hingga wilayah Amerika Serikat sendiri.
Meski belum ada bukti konkrit mengenai rencana serangan tersebut, aparat keamanan di berbagai wilayah di AS kini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman.
Para pakar keamanan menilai bahwa penggunaan drone sebagai alat serangan semakin menjadi tren dalam konflik modern karena teknologi tersebut relatif murah, sulit dideteksi, dan dapat diluncurkan dari berbagai platform, termasuk kapal di laut lepas.
Dunia Khawatir Konflik Meluas
Dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, banyak pihak khawatir konflik tersebut dapat berkembang menjadi krisis internasional yang lebih besar.
Sejumlah negara dan organisasi internasional kini mendesak agar semua pihak menahan diri dan kembali ke jalur diplomasi.
Jika eskalasi militer terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan di Timur Tengah, tetapi juga dapat mempengaruhi keamanan global, stabilitas ekonomi, serta jalur perdagangan energi dunia.
Peringatan dari FBI pun menjadi salah satu indikasi bahwa ketegangan geopolitik saat ini telah memasuki fase yang sangat sensitif dan berpotensi berdampak luas. (*)