Lonjakan ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk memulai perjalanan mudik lebih awal demi menghindari kemacetan puncak yang diprediksi.
Data dari Jasa Marga menegaskan bahwa momen Lebaran memang selalu menjadi prioritas bagi banyak keluarga.
Distribusi Pemudik: Dominasi Arah Timur, Tapi Tetap Merata
Pola pergerakan pemudik dari Jabodetabek menunjukkan preferensi yang cukup jelas.
Dari total lebih dari 650 ribu kendaraan, mayoritas memilih rute menuju arah Timur.
Sebanyak 297.893 kendaraan, atau sekitar 45,8% dari total, bergerak menuju wilayah Trans Jawa dan Bandung.
Rute menuju arah Barat, khususnya Merak sebagai gerbang menuju Pulau Sumatra, juga diminati oleh 210.397 kendaraan.
Angka ini mencakup 32,4% dari total pemudik.
Sementara itu, 141.923 kendaraan (21,8%) memilih arah Selatan, menuju daerah Puncak.
Secara lebih spesifik, arah Timur menjadi primadona.
Lalu lintas menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama melonjak drastis hingga 41,7% dari normal.
Tercatat ada 168.863 kendaraan yang melintasi gerbang ini.
Berbeda dengan itu, arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mengalami sedikit penurunan sebesar 4,7% dari normal.
Namun, gabungan kedua arah menuju Timur ini menunjukkan peningkatan keseluruhan sebesar 17,0% dari lalu lintas normal.
Untuk arah Barat, Gerbang Tol Cikupa menuju Merak mencatat 210.397 kendaraan, naik 5,3% dari kondisi normal.