Saat ini, GT Cikampek Utama beroperasi dengan total 30 gardu transaksi.
Rinciannya, terdapat 18 gardu yang didedikasikan untuk melayani arah Transjawa, sementara 12 gardu lainnya difokuskan untuk arah Jakarta.
Pengoperasian gardu ini dilakukan secara situasional, menyesuaikan dengan volume lalu lintas yang ada demi kelancaran setiap transaksi.
Ria juga menegaskan bahwa hingga berita ini diturunkan, belum ada rekayasa lalu lintas khusus yang diterapkan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek.
Kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama terpantau aman dan terkendali, bahkan di tengah lonjakan volume kendaraan yang signifikan.
Hal ini menjadi bukti nyata kesiapan Jasa Marga dalam mengelola arus mudik dan balik dengan baik.
Lebih lanjut, Ria menjelaskan bahwa program potongan tarif tol ini memang dirancang untuk memberikan keuntungan maksimal bagi para pengguna jalan.
Secara khusus, bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama hingga GT Kalikangkung, mereka berhak mendapatkan potongan tarif sebesar 30%.
Program yang sangat menarik ini berlaku mulai 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Tidak hanya itu, di ruas Batang–Semarang yang berada di bawah pengelolaan PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), pengguna jalan bahkan mendapatkan tambahan potongan tarif.
Alhasil, total diskon yang bisa dinikmati oleh para pelancong bisa mencapai sekitar 46%! Sebuah penawaran yang sangat menggiurkan.
Perlu dicatat juga, JSB sendiri sebelumnya telah memberikan potongan tarif sekitar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Batang–Semarang.
Periode diskon dari JSB ini berlaku sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026.
Kombinasi dari berbagai program potongan tarif ini jelas menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak bagi para pelancong yang ingin menjelajahi Jawa Tengah dan sekitarnya.